KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

Mengenal Fitur Keselamatan Canggih Mitsubishi Xforce

Mengenal Fitur Keselamatan Canggih Mitsubishi Xforce

Mengenal Fitur Keselamatan Canggih Mitsubishi Xforce--

Fitur ini bisa berdiri sendiri maupun merupakan bagian dari rangkaian teknologi keselamatan Mitsubishi Motors bernama Diamond Sense yang terdapat pada beberapa model mobil penumpang terbaru. Model seperti Pajero Sport tipe Dakar Ultimate, Xforce Ultimate DS, serta Destinator dilengkapi oleh teknologi ini.

BACA JUGA:Bikin Haru! Iwako Peduli Bagikan 50 Paket Bantuan untuk Dhuafa Jelang Lebaran

Manfaat FCM dalam berkendara sehari-hari akan sangat membantu dalam berbagai kondisi, seperti lalu lintas macet stop and go, perjalanan dalam kota dengan jarak kendaraan rapat, situasi pengemudi kurang responsif akibat kelelahan, dan bisa mencegah kecelakaan akibat keterlambatan reaksi.  

Dengan adanya FCM, pengemudi mendapatkan lapisan perlindungan tambahan yang meningkatkan rasa aman dan percaya diri.

FCM bekerja dengan mengandalkan sensor radar dan kamera yang terpasang di bagian depan mobil, biasanya pada grille dan bagian atas kaca depan. Jika sistem mendeteksi jarak yang terlalu dekat dan berpotensi menyebabkan tabrakan, FCM akan mulai beraksi dan memberikan peringatan visual di panel instrumen dan peringatan suara agar pengemudi segera bereaksi.

Apabila pengemudi tidak melakukan pengereman atau manuver penghindaran, FCM akan mengaktifkan rem secara otomatis untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan, mengadaptasikan aksi sesuai situasi. Pada kondisi tertentu, meski tabrakan tidak sepenuhnya bisa dihindari, FCM tetap membantu mengurangi tingkat keparahan benturan.

Meski canggih, FCM memiliki beberapa ketentuan dan keterbatasan yang penting dipahami. Yakni, FCM bekerja optimal pada kecepatan tertentu, umumnya di kecepatan rendah hingga menengah. 

Sistem bisa saja jadi kurang akurat ketika kondisi tertentu seperti saat hujan deras, kabut tebal, atau ketika kamera/radar tertutup kotoran. FCM bukan pengganti kewaspadaan pengemudi, melainkan sistem pendukung keselamatan.

Objek yang sangat kecil, diam total, atau bergerak tidak wajar bisa saja tidak terdeteksi secara sempurna. Dan pengemudi tetap wajib menjaga jarak aman dan fokus saat berkendara.

FCM dengan cara kerja yang berbasis sensor pintar, sistem peringatan, dan pengereman otomatis, FCM menjadi solusi keselamatan modern yang relevan dengan kondisi jalan saat ini.

Meski demikian, FCM tetap harus digunakan sebagai pendukung, bukan pengganti kewaspadaan dan kontrol penuh dari pengemudi. Kombinasi teknologi canggih dan kesadaran berkendara adalah kunci utama keselamatan. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait