DISWAY BARU

H+2 Natal, Aktivitas Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Ramai Lancar

H+2 Natal, Aktivitas Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Ramai Lancar

Ratusan kendaraan pemudik saat sedang menunggu untuk masuk ke dalam kapal di kantong parkir dermaga eksekutif, Pelabuhan Bakauheni Lampung, Sabtu. ANTARA/Riadi Gunawan--

LAMPUNG SELATAN, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Aktivitas pergerakan pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada Sabtu atau H+2 Natal 2025 terpantau ramai lancar

Dikutip dari Antara berdasarkan pantauan di area pelabuhan, aktivitas pemudik baik dengan kendaraan pribadi maupun pejalan kaki yang hendak menyeberang menuju ke pulau Jawa cenderung lancar.

BACA JUGA:Atlet Pencak Silat Sungai Penuh Tanyakan Medali, Diminta Datang ke Sekretariat IPSI

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba di Lampung Selatan Sabtu mengatakan, hingga saat ini arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Pelabuhan Bakauheni masih terpantau normal dan lancar.

BACA JUGA:Nataru 2025/2026, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik

“Angkutan Nataru dari sisi Pelabuhan Bakauheni masih terpantau aman, ramai lancar, tidak ada antrean yang mengganggu kelancaran arus mudik dari Pulau Sumatera ke Jawa,” katanya dikutip dari Antara

BACA JUGA:Kemas Faried Alfarelly Dianugerahi Penghargaan dari LAM Kota Jambi

Dia menjelaskan, berdasarkan data 12 jam dari posko angkutan Nataru tercatat sebanyak 3.382 kendaraan telah melakukan penyeberangan menuju Pelabuhan Merak Banten.

“Total kendaraan mencapai 3.382 unit. Dari jumlah ini, kendaraan pribadi mendominasi antrean dengan jumlah 1.474 unit, disusul truk atau kendaraan besar 1.439, kemudian roda dua sebanyak 357, dan bus 112 unit. Sementara itu, jumlah penumpang yang menyeberang baik pejalan kaki maupun dalam kendaraan tercatat sebanyak 12.941 orang,” ucapnya.

BACA JUGA:Banjir Bandang Melanda Dua Kecamatan di Balangan Kalsel

Oleh karena itu, dia meminta kepada masyarakat yang akan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Merak Banten untuk dapat memahami kondisi cuaca ekstrim yang sedang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia.

“Kami mengimbau kepada pengguna jasa untuk terus memantau kondisi cuaca saat akan melakukan perjalanan melalui website resmi dari BMKG,” ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: