MITSUBISHI JANUARI 2026

Galodo Kembali Terjang Jalur Lembah Anai

Galodo Kembali Terjang Jalur Lembah Anai

Foto udara suasana pembersihan material longsor oleh petugas gabungan di Jembatan Kembar Silaiang, Padang Panjang, Sumbar, Sabtu (29/11/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Ali/sgd--

Salah satunya pasokan BBM dan elpiji yang digawangi Pertamina ke kawasan bagian barat dan utara Sumbar seperti Padang Panjang, Tanah Datar, Bukitinggi, Payakumbuh, Agam, Lima Puluh Kota menjadi terhambat. Padahal pasokan BBM dan elpiji dari daerah itu dipasok dari Depo Pertamina di Teluk Kabung Kota Padang. Truk tanki BBM dan elpiji harus melakukan manuver angkutan distribusi melalui jalur Sitinjau Lauik.

Arus lalu lintas juga beralih ke jalur Sitinjau Lauik, sehingga jalur itu menjadi lebih sibuk dan padat lagi. Padahal jalur dengan tanjakan dan turunan tajam itu juga memiliki beberapa potensi hambatan akibat faktor alam dan cuaca buruk.

Entah berapa lama normalisasi jalur nasional ini bisa tuntas, semoga bisa secepatnya karena jalur itu sangat vital. Namun tentunya bukan hal mudah untuk bisa mendapatkan formasi material yang kuat untuk bisa membuat jalan menjadi kuat atau bisa menghindari terjangan galodo.

Tentunya banyak alternatif yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan solusi bagi jalan di Lembah Anai. Provinsi Sumatera Barat juga memiliki dua jalur ikonik yang sudah dan sedang dibangun. Pertama dibuat dalam bentuk jembatan seperti solusi di Kelok Sembilan di Payakumbuh. Satu lagi yang sedang dikerjakan Fly Over Sitinjau Lauik yang sedang dalam proses tahap awal pembangunan.

Maka jalan ikonik Lembah Anai juga tidak menutup kemungkinan dibuatkan solusi serupa, yakni jembatan layang yang bisa menghindari terjangan galodo, sehingga peristiwa putusnya jalan tidak terulang di kemudian hari.

Sebenarnya satu jembatan sudah dihadirkan pemerintah di Lembah Anai, yakni jembatan kedua di kawasan Silaiang Barat Gerbang Kota Padang Panjang, sehingga kawasan itu dikenal sebagai Jembatan Kembar Silaiang.

Semoga jalan nasional Lembah Anai bisa kembali normal, sehingga bisa kembali dinikmati keindahan serta manfaatnya untuk masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: