DISWAY BARU

LAN RI Monitoring dan Evaluasi (monev) Sekolah Rakyat di Sumsel

LAN RI Monitoring dan Evaluasi (monev) Sekolah Rakyat di Sumsel

Suasana di Sekolah Rakyat Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/ M Imam Pramana--

PALEMBANG, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Lembaga Administrasi Negara (LAN) bersama Kementerian Sosial memonitoring dan mengevaluasi (monev) Sekolah Rakyat di Sentra Budi Perkasa Palembang dan IPWL Sriwijaya Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan LAN RI Agus Sudrajat, di Palembang, Jumat mengatakan kegiatan itu bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai arah serta mampu mencapai sasaran, membangun generasi muda unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

BACA JUGA:BGN Sebut MBG Telah Jangkau 29 Juta Penerima di 8.018 SPPG

Ia menyebutkan monev ini bersifat on going monitoring, yaitu mendeteksi sejak dini berbagai hambatan maupun peluang agar program tetap berada pada jalur yang benar.

BACA JUGA:Harga Emas Antam Jumat Ini Naik Rp4.000 ke Angka Rp2,175 Juta/Gram

"Sekolah Rakyat bukan hanya sekolah biasa. Filosofinya berangkat dari keyakinan bahwa pendidikan tidak sebatas mengajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga memberdayakan, memandirikan, serta membentuk karakter generasi muda,” jelasnya, dikutip dari antara. 

BACA JUGA:Harga Emas Antam Jumat Ini Naik Rp4.000 ke Angka Rp2,175 Juta/Gram

Ia menyampaikan bahwa tujuan Sekolah Rakyat tidak hanya mencetak lulusan yang pintar secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki jiwa bela negara.

Ia menyampaikan Sekolah Rakyat dirancang dengan kurikulum vokasional berbasis kearifan lokal. Artinya, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis sesuai potensi wilayah.

Misalnya, di daerah pesisir mereka belajar pengolahan hasil laut, di pedesaan menguasai pertanian modern, sementara di perkotaan dilatih kewirausahaan berbasis digital.

Dengan pendekatan ini, Sekolah Rakyat benar-benar menjadi center of empowerment masyarakat.

Selain jalur pendidikan, dukungan multi-pihak juga semakin kuat. Beberapa OPD Provinsi Sumatera Selatan, Kanwil Kementerian Keuangan, sekolah perhubungan, menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat ini.

Kemudian, perusahaan nasional seperti Astra, Pertamina, Pupuk Pusri dan bank-bank BUMN juga turut mendukung melalui pelatihan kewirausahaan, akses permodalan, serta link and match dengan dunia kerja.

Agus juga menambahkan harapannya agar Sekolah Rakyat dapat menjalin kolaborasi erat dengan TNI dan Polri yang ada di Palembang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: