MITSUBISHI JANUARI 2026

Bulog Jambi Siapkan Intervensi Pasar Jelang Ramadhan

Bulog Jambi Siapkan Intervensi Pasar Jelang Ramadhan

Tumpukan beras tertata di Gudang Bulog Jambi. ANTARA/HO--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Kantor Wilayah (Kanwil) Bulog Jambi menyiapkan berbagai langkah intervensi pasar dan penyaluran bantuan pangan untuk menjaga stabilitas harga serta ketersediaan beras menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

"Kami menyiapkan berbagai upaya intervensi pasar guna menghadapi potensi lonjakan harga selama Ramadhan dengan menyalurkan beras SPHP serta menggelar operasi pasar murah bersama pemerintah daerah, di antaranya melalui distribusi sekitar 200 ton beras per hari ke pasar tradisional, ritel modern, hingga jaringan Indomaret," kata Manajer Pengadaan dan Pelayanan Publik Perum Bulog Jambi Ahmad Mazajjad Faqihuddin di Jambi, Selasa, dikutip dari antara. 

BACA JUGA:Dishub Jambi Dorong Travel Ilegal Menjadi Angkutan Resmi

Pihaknya berkolaborasi Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan kabupaten/kota secara berkala menggelar gerakan pasar murah menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) guna menjaga stabilitas harga pangan.

BACA JUGA:Gelar Bimtek Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja 2026

Ia mengatakan jadwal pelaksanaan operasi pasar akan diumumkan melalui dinas terkait atau disosialisasikan melalui penyebaran flyer di masing-masing daerah, yang digelar satu hingga dua kali dalam sepekan.

Komoditas yang dijual dalam operasi pasar meliputi beras SPHP, beras premium, gula pasir, minyak goreng, hingga daging beku, menyesuaikan ketersediaan sarana pendukung seperti freezer.

"Komoditas yang paling banyak diminati masyarakat selama Ramadhan biasanya adalah beras sebagai kebutuhan utama, terutama untuk zakat dan pembuatan ketupat, disusul minyak goreng, gula pasir, dan daging," kata dia.

Bulog Jambi juga siap menyalurkan bantuan pangan pemerintah periode Februari dan Maret 2026, yang mana setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau perilaku membeli berlebihan menjelang Ramadhan karena akan ada penyaluran bantuan pangan serta distribusi beras SPHP yang terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan rumah tangga tetap tercukupi," katanya.(ant) 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: