Hoaks Isu Kenaikan Harga BBM juga Terjadi di Malaysia
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan keterangan melalui video di Malaysia, Rabu (1/4/2026). ANTARA/HO-Facebook Anwar Ibrahim--
KUALA LUMPUR, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Informasi bohong atau hoaks terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di Indonesia, juga dialami oleh negara tetangga Malaysia.
Hoaks tersebut menjadi perhatian Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, dalam penjelasannya kepada publik melalui tayangan video yang dipantau di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu malam.
BACA JUGA:Keren! Atlet Jambi Menggila di Dunia, Zivan Sabet 2 Perak di Kejuaraan Wushu Internasional 2026
"Begitu banyak berita palsu mengenai kenaikan harga minyak dan harga barang, yang tidak benar," kata Anwar Ibrahim dikutip dari Antara.
Dia mengatakan hal tersebut dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin terus berdusta, membenci dan berupaya melakukan sabotase.
Pemerintah Malaysia telah meminta kepolisian (Polis Diraja Malaysia/PDRM) dan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) untuk mengambil tindakan.
Sejauh ini MCMC telah mendeteksi 96 konten berita palsu mengenai harga minyak dan listrik di media sosial.
Anwar menekankan para pelaku pembuat dan penyebar berita palsu tentang kenaikan harga BBM dan listrik harus ditindak karena hal itu dilakukan saat rakyat sedang kesusahan dan negara menghadapi tantangan.
"Yang mereka lakukan adalah pengkhianatan terhadap negara dan rakyat dengan menyebarkan berita palsu, mempertaruhkan nasib rakyat semata-mata demi keuntungan politik murahan dan kelangsungan politik sempit," ujarnya.
BACA JUGA:Geger! Ular Sanca 3,5 Meter Nongol di Dinding Rumah Warga Jambi, Damkar Turun Tangan
Anwar mengimbau publik untuk memilah dan menyaring segala informasi yang diperoleh di media sosial agar tidak menjadi korban berita bohong.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



