DISWAY BARU

BI Provinsi Jambi Dorong Akselerasi Transformasi Ekonomi Keuangan Digital

BI Provinsi Jambi Dorong Akselerasi Transformasi Ekonomi Keuangan Digital

BI memberikan apresiasi kepada pihak yang telah berkontribusi dalam peningkatan ETPD--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Bank Indonesia berkomitmen untuk mendukung integrasi Ekonomi Keuangan Digital nasional, serta memperkuat sinergi kebijakan Bank Indonesia dengan kebijakan Pemerintah dan stakeholders terkait untuk mengembangkan Ekonomi Keuangan Digital. Dalam rangka mengakselerasi transformasi Ekonomi Keuangan Digital di Provinsi Jambi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi menyelenggarakan Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi Jambi (Gentala Arasi) 2025, yang merupakan Regional High Level event (RHLE) dalam rangka kegiatan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI), Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI), serta Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI). 

BACA JUGA:HUT BGP ke-20 Tahun, Wabup Tanjab Barat Apresiasi Kinerja SKK Migas - PetroChina

Rangkaian kegiatan Gentala Arasi 2025 dibuka oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali dihadiri oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Alharis, S.sos, M.H dan Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Eva Ariesty pada tanggal 19 September 2025.

BACA JUGA:Bank Jambi, OJK, dan Bank Indonesia Gelar Literasi Keuangan di Kabupaten Muarojambi


Foto bersama--

Ricky P. Gozali menyatakan bahwa digitalisasi merupakan leap frog dari elektronifikasi, yakni digitalisasi mengubah konsep transaksi secara end-to-end melalui gadget yang kita gunakan sehari-hari, seperti handphone, laptop, bahkan jam. Digitalisasi tidak hanya mengubah yang fisik menjadi elektronik, tapi juga mengubah perilaku dan pola pikir pelaku pembayaran. “Oleh karena itu, edukasi, sosialisasi, dan pelindungan konsumen menjadi kunci memastikan masyarakat memahami bagaimana bertransaksi digital secara cepat, mudah, murah, aman, dan handal. Dalam aspek digitalisasi, Jambi patut berbangga, karena 100% Pemda di Jambi sudah masuk dalam tahap digital, di atas capaian nasional (91,8%). Jumlah merchant QRIS juga telah mencapai lebih dari 394.000 merchant, jumlah pengguna aktif mencapai lebih dari 596.000, dan peningkatan volume transaksi telah mencapai lebih dari 18,7 juta transaksi. Atas pencapaian tersebut, kami mengapresiasi dukungan Gubernur Jambi dan seluruh kepala daerah se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, perbankan, pelaku usaha, akademisi, BPD, dan seluruh stakeholder dalam memperluas digitalisasi di Provinsi Jambi,” katanya.

BACA JUGA:Bank Indonesia Jambi dan Perbankan Siapkan Layanan Penukaran Uang


Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali--

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H, menyampaikan bahwa masyarakat Jambi sudah mulai mengenal digitalisasi, termasuk penggunaan QRIS. Sosialisasi dan edukasi perlu terus dilakukan agar masyarakat semakin mengenal metode pembayaran digital. Hal tersebut penting untuk diupayakan sebagai respon terhadap perkembangan teknologi di era digital yang semakin pesat. “Digitalisasi juga penting untuk diupayakan karena digitalisasi juga menjadi salah satu cara mendorong pertumbuhan ekonomi. Diharapkan seluruh pihak yang terlibat terus memegang komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi,” ujar Gubernur.

BACA JUGA:Lowongan Kerja di Bank Indonesia untuk 22 Prodi S1 dan S2, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftaran

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi juga memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi atas kontribusi yang luar biasa melalui inovasi, edukasi dan literasi, maupun peningkatan indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Gentala Arasi 2025 merupakan wujud nyata upaya Bank Indonesia dalam mengakselerasi ekonomi keuangan digital, khususnya di Provinsi Jambi. 

Pada Opening Ceremony Gentala Arasi 2025 dilaksanakan launching QRIS TAP Destinasi Wisata di Komplek Candi Muarajambi sebagai implementasi inovasi ekonomi digital di Jambi. Serangkaian kegiatan Gentala Arasi 2025 diselenggarakan dengan menyinergikan beberapa program KPw BI Provinsi Jambi, yaitu (i) Perluasan digitalisasi Sistem Pembayaran di Daerah; (ii) Integrasi ekonomi & keuangan inklusif & hijau (termasuk syariah); serta (iii) Inflasi dan Ketahanan Pangan Daerah. Selain itu penguatan sinergi dan kolaborasi juga dilakukan bersama stakeholders, antara lain Pemerintah Daerah, PJP Bank dan Non Bank, lembaga sosial dan keagamaan, serta komunitas-komunitas di Provinsi Jambi. Sinergi ini dilakukan sebagai upaya bersama dalam memperkuat stabilitas sistem pembayaran dan akselerasi lebih lanjut ekonomi keuangan digital Provinsi Jambi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Gentala Arasi 2025 dilaksanakan pada 19-23 September 2024 di Mal Jambi Town Square dengan rangkaian kegiatan terdiri dari talkshow/edukasi Ekonomi Keuangan Digital; Gentala Arasi Expo, yang menampilkan booth BI Jambi : KAJANG LAQO (Kawasan Ajak Warga Jambi Literasi Keuangan & Layanan QRIS Onboarding), Museum BI,  inovasi dan produk keuangan digital dari 20 PSP, 10 UMKM binaan KPw BI Provinsi Jambi dari sektor fashion dan kriya, serta kuliner 24 UMKM binaan KPw BI Provinsi Jambi dan binaan Pemerintah Provinsi Jambi; serta rangkaian side event, meliputi layanan penukaran uang melalui kas keliling; kompetisi untuk masyarakat umum/perbankan/SMA-SMK sederajat/SD/TK; QRI(S)TEP RUN 7K; dan donor darah.

Melalui Gentala Arasi 2025, Bank Indonesia senantiasa mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk berpartisipasi dalam transformasi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi batu loncatan untuk mengakselerasi implementasi dan literasi masyarakat Jambi terkait Ekonomi Keuangan Digital demi mempersiapkan masyarakat Jambi menghadapi perkembangan era digital dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*/kar)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait