MITSUBISHI JANUARI 2026

76 Desa di Batang Hari Rawan Karhutla

76 Desa di Batang Hari Rawan Karhutla

76 Desa di Batang Hari Rawan Karhutla-Ist-

BATANGHARI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, mencatat sebanyak 76 desa di daerah setempat ditetapkan sebagai wilayah potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BACA JUGA:Pemkot Sungai Penuh Raih Penghargaan dan Insentif Rp 3 Miliar, Dinilai Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Hari Sholihin, mengatakan bahwa puluhan desa tersebut ditetapkan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tanggal 17 April 2026.

BACA JUGA:Puluhan Kios Pedagang di Pasar Atas Bungo Ludes Terbakar

"Penetapan itu seiring tingginya potensi kebakaran akibat faktor cuaca dan aktivitas manusia,"katanya.

Dapat diketahui, ada delapan kecamatan menjadi fokus utama penanganan karhutla tahun ini yaitu Pemayung, Bajubang, Muara Bulian, Muara Tembesi, Maro Sebo Ulu, Maro Sebo Ilir, Mersam, dan Batin XXIV.

"Seluruh kecamatan di wilayah tersebut masuk kategori rawan," ujarnya.

Menurutnya, terdapat juga desa di kecamatan tersebut memiliki tingkat kerentanan tinggi, terutama saat memasuki musim kemarau yaitu Jembatan Mas, Bungku, Pasar Baru, Jelutih, dan Kembang Paseban.

Untuk itu, Pihak BPBD setempat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih dengan adanya potensi cuaca panas berkepanjangan.

"Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berisiko tinggi memicu kebakaran yang lebih luas,"tutupnya.(rza)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: