MITSUBISHI JANUARI 2026

Rutin Gelar First Aid Training, SKK Migas-PetroChina Konsisten Tingkatkan Kompetensi Tanggap Darurat Pekerja

Rutin Gelar First Aid Training, SKK Migas-PetroChina Konsisten Tingkatkan Kompetensi Tanggap Darurat Pekerja

Rutin Gelar First Aid Training, SKK Migas-PetroChina Konsisten Tingkatkan Kompetensi Tanggap Darurat Pekerja--

MUARASABAK, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diperkuat oleh SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd. lewat penyelenggaraan First Aid Training 2026. Pelatihan program Basic Emergency Response tersebut dilaksanakan secara maraton di Rec Hall Geragai Basecamp pada Sabtu (1/8).

BACA JUGA:Perkuat Budaya K3 di Lingkungan Kerja, SKK Migas-PetroChina Jabung Gelar First Aid Training 2026

Guna memastikan seluruh lini pekerja mendapatkan pembekalan yang optimal, pelatihan intensif ini digelar selama total empat hari di dua lokasi strategis operasi perusahaan, yaitu dua hari di Geragai Basecamp Tanjab Timur (1-2/8) dan dua hari di Betara Camp Tanjab Barat (29-30/8).

BACA JUGA:Al Haris : SKK Migas Tawarkan Angka PI Jambi 7 Persen , Akan Ditindaklanjuti BUMD dan Pansus Cari Kata Sepakat

Pelatihan yang diikuti oleh perwakilan pekerja dari setiap departemen di PetroChina Jabung ini menghadirkan narasumber kompeten dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi serta Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Provinsi Jambi. Tidak hanya dibekali teori di dalam kelas, para peserta juga ditantang lewat simulasi praktik langsung dalam menangani korban kecelakaan kerja di lapangan.

BACA JUGA:SKK Migas-PetroChina Cor Beton 3 Km Ruas Jalan Simpang 4 Blok D – Lagan 2 Tanjab Timur

"Ketika terjadi kecelakaan kerja, pekerja yang berada di lokasi kejadian diharapkan mampu memberikan pertolongan pertama dan bantuan awal secara cepat sebelum penanganan medis lanjutan dilakukan," ujar perwakilan pemateri di sela-sela kegiatan.

 

Kegiatan yang menjadi bagian dari program Basic Emergency Response tersebut bukanlah program baru. Pelatihan pertolongan pertama itu telah rutin dilaksanakan selama kurang lebih 15 tahun dan menjadi salah satu agenda penting perusahaan dalam mendukung penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

BACA JUGA:Jalan Simpang 4 Blok D – Lagan 2 Tanjab Timur Kini Mulus: SKK Migas-PetroChina Cor Beton Sepanjang 3 Km

Medical Officer PetroChina, dr. William Aditya mengatakan pelatihan digelar dua kali setiap tahun, masing-masing untuk wilayah operasi Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan terus menyiapkan pekerja yang mampu memberikan respons cepat ketika terjadi keadaan darurat di lingkungan kerja.

 

Menurutnya, keberadaan petugas dan pekerja yang memahami prosedur pertolongan pertama sangat penting, terutama di industri migas yang memiliki tingkat risiko kerja cukup tinggi.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait