BPBD Batang Hari Siapkan Puluhan Personel Hadapi Godzilla El Nino

Minggu 12-04-2026,16:28 WIB
Reporter : Reza Fahlevi
Editor : Misriyanti

BATANGHARI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, saat ini menunggu surat resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk bersiap menghadapi ancaman Godzilla El Nino. 

BACA JUGA:Pemkab Tanjabtim Perketat Penghematan Anggaran

Sebanyak 36 personel sudah disiagakan untuk mengantisipasi kekeringan ekstrem dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Petugas BPBD Batang Hari Samral Lubis mengatakan pihaknya bergerak berdasarkan informasi awal yang beredar di grup komunikasi internal. 

BACA JUGA:Tutup Rejuvenasi Gerakan 2026, M. Hafiz Fattah Dorong Pemuda Jambi Siap Isi Posisi Strategis Nasional

Surat resmi dari BMKG terkait fenomena yang disebut Godzilla El Nino itu memang belum diterima.

"Memang sampai saat ini kami belum menerima surat resmi dari BMKG, namun dari informasi grup sudah didapatkan bahwa ke depan ada potensi kekeringan atau Godzilla El Nino, artinya curah hujan akan semakin lama tidak turun," katanya.

Pihak BPBD Batang Hari menunggu kepastian administratif dinilai terlalu berisiko, pengalaman karhutla tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bencana tidak menunggu surat menyurat.Oleh Karena itu, 36 personel langsung dibagi dalam shift harian.

"Kami sudah menyiapkan 36 personel, yang setiap hari akan bertugas sekira 12 hingga 13 personel untuk memantau kondisi cuaca saat ini,"ujarnya.

Langkah cepat ini diambil karena Godzilla El Nino bukan fenomena biasa yang berpotensi memicu kemarau lebih panjang dan panas dari biasanya. Dampaknya, kerentanan karhutla di Batang Hari yang memiliki banyak lahan gambut dipastikan meningkat.

Sementara itu, siaga personel BPBD juga mulai mengkaji titik-titik rawan karhutla yang berpotensi terbakar saat kemarau. Koordinasi dengan BMKG tetap berjalan meski belum ada surat resmi. 

Langkah pencegahan lain yang disiapkan adalah sosialisasi ke masyarakat dan pemangku kepentingan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. 

"Kami akan segera sosialisasi kepada stakeholder dan masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan,"tutupnya.(rza)

 

Kategori :