MITSUBISHI JANUARI 2026

PSEL Talang Gulo Siap Dibangun, Pasokan Sampah Ditargetkan 1.000 Ton per Hari

PSEL Talang Gulo Siap Dibangun, Pasokan Sampah Ditargetkan 1.000 Ton per Hari

PSEL Talang Gulo Siap Dibangun, Pasokan Sampah Ditargetkan 1.000 Ton per Hari-Ist-

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) akan dibangun di TPA Talang Gulo. Proyek strategis nasional ini digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang persoalan Sampah sekaligus sumber energi ramah lingkungan.

Pemerintah Kota Jambi terus mematangkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) melalui rapat koordinasi dan peninjauan lapangan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo, Kamis (9/4/2026).

BACA JUGA:Hafiz Fattah Anugerahkan 'Loyalty Achievement' untuk 15 Tokoh Pergerakan Pilihan Pemuda Jambi, Ini Daftarnya

Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam mendorong pengolahan sampah menjadi energi listrik di berbagai daerah. Dalam kegiatan tersebut, hadir perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, PLN, serta pihak pembiayaan proyek.

BACA JUGA:Bupati Dedy Putra Dampingi Wadir Bulog Cek Harga Sembako di Pasar Bungo

Dari unsur daerah, langsung hadir Walikota Jambi yang didampingi Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, dan sejumlah pejabat terkait.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan bahwa kesiapan pembangunan PSEL terus menunjukkan progres positif, terutama dari sisi ketersediaan lahan.

“Lahan sudah siap dan mencukupi. Kebutuhan sekitar 5 hektare, sementara kita memiliki 21 hektare di kawasan TPA Talang Gulo,” ujarnya.

Selain itu, dukungan dari DPRD Kota Jambi juga tengah diproses dan akan dituangkan dalam bentuk kesepakatan resmi sebagai penguat pelaksanaan proyek.

Namun demikian, tantangan utama masih pada kecukupan pasokan sampah. Untuk dapat beroperasi optimal, PSEL membutuhkan sekitar 1.000 ton sampah per hari. Sementara produksi sampah Kota Jambi saat ini baru mencapai sekitar 450 ton per hari.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Jambi akan menjalin kerja sama antar daerah. Dalam waktu dekat, kerja sama dengan Kabupaten Muaro Jambi akan diformalkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

“Ke depan juga akan kita kembangkan kerja sama dengan daerah sekitar seperti Batanghari dan Tanjung Jabung Timur,” tambah Maulana.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan PSEL. Ia menilai proyek ini tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga membuka peluang masuknya investasi ke daerah.

“Pada prinsipnya kami mendukung penuh. Ini langkah maju untuk pengelolaan sampah sekaligus peluang investasi bagi Kota Jambi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: