Ali Khamenei Wafat, Iran Umumkan Masa Berkabung 40 Hari

Minggu 01-03-2026,10:36 WIB
Reporter : Tim
Editor : Setya Novanto

BACA JUGA:Perang Iran vs AS-Israel Makin Panas, Iran Tutup Selat Hormuz

Akibat kejadian itu di seluruh kawasan Timur Tengah, ruang udara sementara ditutup atau dibatasi. Situasi tersebut mendorong negara-negara tetangga untuk menjauhkan pesawat sipil dari potensi bahaya.

Kekhawatiran atas keselamatan ini juga membuat sejumlah bandara besar lainnya, termasuk Bandara Internasional Dubai dan Bandara Internasional Hamad di Doha, menghentikan operasional, mengalihkan penerbangan atau bahkan membatalkan layanan sepenuhnya.

Maskapai, salah satunya Etihad Airways misalnya telah mengumumkan penangguhan sementara seluruh keberangkatan dari Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi hingga pukul 14.00 waktu Uni Emirat Arab pada Minggu.

Langkah tersebut diambil di tengah penutupan ruang udara secara luas di kawasan yang berdampak pada maskapai-maskapai di seluruh wilayah Teluk dan sekitarnya sehingga penumpang menghadapi pembatalan penerbangan, pengalihan rute serta ketidakpastian rencana perjalanan.

KBRI Abu Dhabi sendiri menggelar Town Hall Meeting dengan masyarakat Indonesia yang tinggal di UEA secara daring pada Sabtu (28/2) pukul 21.00-23.00 waktu setempat untuk menjelaskan situasi terkini yang terjadi di wilayah tersebut.

KBRI Abu Dhabi juga menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI agar meningkatkan kewaspadaan, mengurangi pergerakan ke luar rumah, dan menghindari lokasi dan area yang berpotensi terdampak.

Selain itu, WNI juga diimbau tetap tenang sambil terus memantau perkembangan situasi melalui sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

WNI diimbau menjaga komunikasi dengan sesama masyarakat Indonesia serta keluarga masing-masing. Kemudian melakukan lapor diri secara daring  melalui www.peduliwni.kemlu.go.id.

KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai juga menyediakan hotline khusus untuk merespons kedaruratan yang terjadi. (*)

 

Kategori :