MUARO JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, membuka Bimbingan Teknis Pemutahiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Jenjang PAUD, SD, SMP dan Aplikasi Bidang Pendidikan Jenjang SD dan SMP dan Penggunaan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Pendidikan Tahun 2026.
Di Shangratu Hotel Jambi, pada Rabu (11/2/2026). Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi dan dihadiri oleh para Kepala Sekolah, guru, dan operator sekolah.
BACA JUGA:Buka Bantaian Adat di Desa Bukit Batu, Wabup A. Khafidh Bangga Tradisi Tetap Terjaga
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Junaidi H. Mahir menekankan pentingnya akurasi data Dapodik untuk kemajuan pendidikan di Muaro Jambi. "Data dapodik adalah 'panglima' dalam perencanaan pembangunan utamanya dalam dunia pendidikan. Pemutakhiran Dapodik bukan sekadar rutinitas administratif, tapi menentukan kebijakan pendidikan kita ke depan," katanya.
BACA JUGA:Percepatan Jalan Khusus Batubara Jambi Kini Didorong Polda, Korem Hingga Kejati
Wakil Bupati juga mengajak para guru untuk beradaptasi dengan teknologi digital dalam proses pembelajaran. "Anak-anak kita adalah generasi digital native. Jika gurunya tidak bergerak lebih cepat dalam menguasai teknologi, maka kita akan tertinggal oleh zaman," tegasnya.
Bimtek ini menghadirkan dua narasumber dari Kementerian Pendidikan Nasional Jakarta dan diikuti oleh para Kepala Sekolah SD dan SMP, guru, dan operator sekolah di Kabupaten Muaro Jambi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan integritas data pendidikan semakin baik dan para guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi digital.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Dr. Kasyful Iman, menjelaskan bahwa Bimtek tersebut diikuti 310 peserta, pemutakhiran data depodik PAUD, SD dan SMP, berjumlah 150 orang peserta, dan Aplikasi bidang pendidikan jenjang SD dan SMP berjumlah 80 orang peserta serta penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan berjumlah 80 orang peserta. Kegiatan itu dilaksanakan selama tiga hari.
Melalui Bimtek ini, ditargetkan, nantinya akan memvalidasi semua data pokok pendidikan yang menjadi dasar perencanaan seluruh kegiatan revitalisasi dapodik maupun pembelajaran.(*)