MITSUBISHI JANUARI 2026

THR ASN 2026, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp55 Triliun

THR ASN 2026, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp55 Triliun

Ilustrasi THR 2026--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Pemerintah menyiapkan tunjangan hari raya (THR) tahun 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, serta anggota Polri sebesar Rp55 triliun yang ditargetkan dapat disalurkan pada awal Ramadhan.

BACA JUGA:Jalan Tol Palembang-Betung Difungsionalkan Mudik Lebaran 2026, Dari 3-4 Jam Menjadi 1 Jam

BACA JUGA:Sikat Juventus 3-2, Inter Milan Makin Kokoh di Puncak Klasemen

“Ada pasti nanti (pencairan THR ASN). Tapi, saya tidak tau tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan udah bisa kita salurkan,” kata Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat dijumpai media setelah acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat dikutip dari Antara.

Adapun proyeksi belanja pemerintah pada triwulan I 2026 mencapai Rp809 triliun, dimana anggaran untuk THR bagi ASN, TNI, dan Polri termasuk diantaranya.

BACA JUGA:UNJA Wisuda 2.145 Lulusan, Tantangan Dunia Kerja Makin Kompetitif

Secara rinci, pemerintah juga mengalokasikan percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun, anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera Rp6 triliun, serta paket stimulus Rp13 triliun.

Purbaya menegaskan bahwa belanja pemerintah pada triwulan I 2026, dijalankan secara tepat waktu guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan. Dalam hal ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat pada 2025 diperkirakan terus berlanjut hingga 2026.

BACA JUGA:Jalan Tol Terpeka Catatkan Pendaratan Pesawat Tempur Pertama di Jalan Tol Indonesia

“Prediksi kita di triwulan pertama, ekonomi kita bisa tumbuh antara 5,5 persen sampai 6 persen,” kata dia.

Menurutnya, target pertumbuhan ini merupakan angka yang luar biasa. Apabila hal ini tercapai, ujar Purbaya, Indonesia berhasil keluar dari jebakan pertumbuhan 5 persen.

Pemerintah juga terus mendorong konsumsi rumah tangga yang diyakini semakin menguat pada triwulan I 2026, terutama didukung momentum libur dan cuti bersama Imlek serta Idul Fitri serta kebijakan Work From Anywhere (WFA).

BACA JUGA:Progres Pembangunan Jembatan Siak Sudah 98 Persen, Dukung Konektivitas Rengat-Pekanbaru

Sementara pada sisi penawaran dan investasi, akselerasi dilakukan melalui pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebanyak 30 ribu unit senilai Rp90 triliun dan pembangunan 190 ribu unit rumah komersial, rumah subsidi, maupun bantuan renovasi (BSPS/Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dengan total anggaran Rp20 triliun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: