BACA JUGA:Full Senyum! Harga BBM Sumsel Turun 1.500 Per Liter, Berikut Harga Baru BBM di SPBU 3 Januari 2026
Tunisia baru memecah kebuntuan pada menit ke-88 melalui Firas Chaouat yang menyundul bola kiriman Elias Saad. Namun kemenangan di depan mata buyar setelah Mali mendapat hadiah penalti di masa injury time akibat handball Yassine Meriah.
Lassine Sinayoko sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-97 untuk memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu.
Tunisia sempat kembali mencetak gol di extra time, tetapi dianulir karena offside. Laga pun ditentukan lewat adu penalti, di mana kiper Mali Djigui Diarra tampil sebagai pahlawan dengan dua penyelamatan krusial untuk memastikan kemenangan 3-2.
Menariknya, Mali melaju ke perempat final tanpa satu pun kemenangan di waktu normal sepanjang turnamen. Mereka sebelumnya hanya meraih hasil imbang di fase grup dan kembali bermain seri saat menghadapi Tunisia.
Hasil ini mempertemukan Senegal dan Mali di babak perempatfinal. Duel dua wakil Afrika Barat tersebut akan digelar di Tangier pada Jumat mendatang (9/1), setelah Senegal lebih dulu menyingkirkan Sudan.
Senegal, juara Piala Afrika 2021 sekaligus tim peringkat dua Afrika, akan dihadapkan pada perlawanan Mali yang dikenal tangguh dan penuh daya juang meski kerap berada dalam tekanan. (*)
Berdasarkan laman resmi CAF, berikut hasil pertandingan babak 16 besar Piala Afrika 2025 pada Sabtu (3/1) hingga Minggu:
Senegal 3-1 Sudan
Mali 1-1 Sudan (penalti 3-2)