BATANGHARI, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Batang Hari, mencapai 112 kasus dari Januari hingga Desember 2025.
Untuk kasus paling banyak ditemukan terjadi pada Januari dengan 34 kasus, sementara Oktober menjadi bulan dengan kasus terendah, hanya 1 kasus.
BACA JUGA:Harga BBM Turun Serentak di Pertamina Shell BP Vivo Per 1 Januari
Pj Program DBD bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari Novita Sari mengatakan saat ini pada bulan Desember kasus DBD cenderung stabil atau turun walaupun musim hujan.
"Kasus Desember hanya tiga kasus ditemukan,"katanya
BACA JUGA:Buang Sampah-Meludah Sembarangan di Kuala Lumpur Denda hingga RM2.000
Dapat diketahui, kasus DBD tersebut per Januari sebanyak 34, Februari 18, Maret 11, April tujuh, Mei tujuh, Juni enam, Juli dua, Agustus sembilan, September sembilan, Oktober satu, November lima dan Desember tiga kasus.
BACA JUGA:Ditekan AS, Venezuela Tahan Beberapa Warga Amerika
Wilayah paling rentan adalah Muara Bulian, Puskesmas Jembatan Emas, dan Muara Tembesi, karena luas wilayah, populasi banyak, dan banyak genangan air. Usia yang sering terpapar yaitu usia produktif 15 sampai 49 tahun paling banyak terdampak.
Untuk itu ia menghimbau masyarakat menerapkan 3M Plus menguras, menutup, mendaur ulang, dan menghindari genangan air. Dan masyarakat diminta waspada dan menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran DBD.(rza)