MITSUBISHI JANUARI 2026

Sepanjang 2025, PalmCo Serap 3,25 Juta Ton TBS Petani Sawit

Sepanjang 2025, PalmCo Serap 3,25 Juta Ton TBS Petani Sawit

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID - PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero), mencatat serapan tandan buah segar (TBS) petani sawit sebesar 3,25 juta ton sepanjang 2025.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko mengatakan serapan tersebut berasal dari produksi petani plasma dan swadaya yang bermitra dengan perusahaan di berbagai wilayah operasional PalmCo.

BACA JUGA:PTPN IV Regional IV Bikin Papan Nama Makam Orang Kayo Hitam

“Tahun lalu dari total 12,26 juta ton TBS yang diolah, sebesar 3,25 juta ton merupakan produksi petani, baik swadaya maupun plasma,” kata Jatmiko dalam keterangannya, Jakarta, Selasa dikutip dari Antara.

BACA JUGA:PalmCo Pimpin Kinerja PTPN Grup 2025, Bertumpuh pada Integritas & Disiplin Operasional

Ia menyebutkan angka tersebut meningkat sekitar 16 persen dibandingkan capaian 2024. Serapan berasal dari ratusan kemitraan koperasi unit desa (KUD) dan lembaga pekebun di tujuh regional PalmCo, yang melibatkan belasan ribu petani di Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Menurut Jatmiko, peningkatan serapan TBS kebun rakyat tidak hanya berkaitan dengan pasokan bahan baku industri, tetapi juga berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi petani.

BACA JUGA:PTPN IV PalmCo Catat 23,3 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan Fatal

“Kemampuan perusahaan maupun industri untuk menyerap hasil panen akan berbanding lurus dengan harga hingga pendapatan dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Dari sisi petani mitra binaan, produktivitas kebun menunjukkan tren positif. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan membina belasan ribu petani dengan rata-rata produktivitas TBS berada di atas standar nasional, dengan pertumbuhan produktivitas petani plasma mencapai 19–20 persen.

BACA JUGA:PTPN IV PalmCo Pulihkan Trauma Korban Banjir Melalui Pondok Rangkul di Sumut

Ia menambahkan, serapan TBS kebun rakyat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan sawit nasional, mengingat petani menguasai lebih dari 30 persen total luasan kebun sawit di Indonesia.

“Petani merupakan tulang punggung produksi sawit nasional. Karena itu, kepastian serapan dan kemitraan yang sehat menjadi kunci,” tutur dia.

Selain itu, Jatmiko menyebut PalmCo mendukung keberlanjutan kebun rakyat melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Sepanjang 2025, realisasi rekomendasi teknis PSR yang difasilitasi perusahaan mencapai 23.188 hektare.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: