Sementara itu, salah seorang petani asal Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang Koirul berterimakasih kepada pemerintah karena memperhatikan petani. Harga gabah saat ini naik Rp6.500 per kilogram, pupuk bersubsidi juga harganya turun.
Namun, ia berharap jatah pupuk diberikan tambahan. Jatah yang diberikan dinilai masih kurang.
"Kami berterimakasih kepada Bapak Prabowo karena harga pupuk turun, harga gabah naik. Namun, untuk pupuk mohon kalau bisa jatahnya ditambah," kata Koirul.
Petani lainnya, Karlan juga berharap jatah pupuk bisa ditambah. Setidaknya dari lahan miliknya 400 ru bisa dapat jatah pupuk antara 5-6 karung.
"Kalau jatahnya empat karung, biasanya kurang jadi harus beli lagi yang nonsubsidi. Harapannya bisa ditambah untuk pupuknya dan yang nonsubsidi harganya bisa turun juga," kata Karlan.(ant)