Distribusi BBM Wilayah Kalbar, Kota Pontianak dan Kubu Raya Berangsur Kondusif
Distribusi BBM Wilayah Kalbar, Kota Pontianak dan Kubu Raya Berangsur Kondusif--
PONTIANAK, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kondisi distribusi dan pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar), khususnya Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, saat ini berangsur kondusif.
Hal ini seiring dengan berbagai upaya penguatan distribusi yang terus dilakukan di lapangan.
BACA JUGA:Libur Idul Fitri 2026, Pasokan BBM Kawasan Bogor, Puncak, Cianjur Aman Terkendali
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa penguatan distribusi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga dan pelayanan berjalan optimal.
“Kami menegaskan bahwa suplai BBM di Kalimantan Barat terus kami tambah dan distribusikan secara maksimal. Dengan berbagai upaya percepatan yang dilakukan, kondisi saat ini mulai berangsur kondusif. Namun demikian, apabila dalam waktu singkat kembali habis dan antrean terjadi, maka hal tersebut menjadi indikasi adanya pola konsumsi yang tidak wajar yang perlu kita tangani bersama,” ujar Edi pada Senin (22/03).
BACA JUGA:Lebaran 2026, BPH Migas Pastikan Stok-Distribusi BBM di Jambi Aman
Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga telah mengoptimalkan berbagai strategi secara intensif, antara lain dengan memastikan Integrated Terminal Pontianak beroperasi 24 jam, melakukan penambahan suplai hingga mencapai 140% dari kondisi normal, serta menambah armada mobil tangki dan meningkatkan frekuensi pengiriman ke SPBU prioritas.
Selain itu, distribusi juga diperkuat melalui pengawalan mobil tangki oleh aparat kepolisian (patwal) guna memastikan percepatan penyaluran dari titik suplai ke SPBU.
Pertamina Patra Niaga juga melakukan penguatan di sisi distribusi, antara lain melalui pengaktifan tambahan nozzle di SPBU yang sebelumnya belum beroperasi, serta optimalisasi sistem pembelian melalui percepatan aktivasi QR Code untuk memastikan distribusi lebih tepat sasaran. Selain itu, Pertamina juga tengah melakukan evaluasi opsi penyaluran lain pada kondisi tertentu untuk membantu memecah antrean di lapangan.
BACA JUGA:Halal Bihalal di Kediaman Pribadi, Gubernur Al Haris Tekankan Pererat Kebersamaan
Menanggapi informasi terkait adanya SPBU yang tidak beroperasi dalam beberapa waktu, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa setiap SPBU yang tidak melayani masyarakat menjadi perhatian serius dan langsung dilakukan evaluasi operasional, termasuk memastikan ketersediaan stok dan kesiapan layanan.
Pertamina juga telah mendorong SPBU untuk tetap beroperasi optimal serta melakukan pengawasan lebih ketat agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
BACA JUGA:Klaim Ada Dialog Produktif, Trump Tunda Serang Energi Iran Selama 5 Hari
Secara umum, penyaluran BBM terus berjalan dengan realisasi yang tinggi dan ketersediaan stok dalam kondisi aman. Namun demikian, masih terjadi konsentrasi antrean di SPBU tertentu akibat dinamika konsumsi yang tidak sepenuhnya normal, yang menyebabkan BBM yang telah disalurkan dalam jumlah besar dapat habis dalam waktu singkat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




