Pengkhianat! 10 Pegawai Komdigi yang Ditangkap Melindungi 1.000 Situs Judi Online Diupah Rp 8 Juta per Situs

Jumat 01-11-2024,22:44 WIB
Reporter : Tim
Editor : Dona Piscesika

Ade Ary menjelaskan, pegawai Kementerian Komdigi tersebut memiliki kewenangan untuk melakukan pengecekan web judi online hingga memblokir. Namun mereka menyalahgunakan wewenang dengan tidak memblokir situs judi online.

 

Mereka diberi kewenangan penuh untuk memblokir. "Namun mereka melakukan penyalahgunaan juga melakukan, kalau sudah kenal sama mereka, mereka tidak blokir dari data mereka," katanya. 

 

Meutya Hafid: Tanpa Pandang Bulu

 

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan penegak hukum atas pemeriksaan terhadap pegawai yang terindikasi terlibat judi online dan menginstruksikan jajarannya lainnya agar kooperatif apabila dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

 

"Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk dan terkhusus jika itu adalah pejabat di lingkungan kementerian kami," tegas Meutya dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis.

 

Lebih lanjut, perang terhadap judi online sudah menjadi bagian program prioritas dari Kementerian Komdigi di bawah kepemimpinan Meutya Hafid dan sebagai wujud nyatanya seluruh ASN yang bekerja di kementerian juga telah menandatangani pakta integritas melawan judi online.

 

Tentunya para ASN tersebut diminta untuk selalu patuh terhadap komitmen yang telah dibuatnya melalui pakta integritas tersebut sehingga apabila terjadi pelanggaran maka hal itu harus segera ditangani sesuai proses hukum.

 

"Saya telah memerintahkan kepada seluruh jajaran di bawah Komdigi agar kooperatif kepada aparat penegak hukum, apabila terdapat indikasi pengembangan penyelidikan di lingkungan kementerian untuk dapat membantu upaya memerangi judi online secara terang benderang," katanya.

 

Kategori :