Jalan Putus, Dua Desa di Kerinci Terisolasi

Rabu 03-01-2024,22:28 WIB
Reporter : Hendri Dede Putra
Editor : Setya Novanto

KERINCi, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Bencana longsor terjadi di Pungut, Rabu (3/1). Jalan lumpuh tertimbun longsor. Masyarakat Desa Pungut Mudik dan Pungut Tengah, memohon kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk segera memperbaiki akses jalan penghubung antara kedua desa tersebut yang mengalami putus total ke Hiang. 

Amrizal warga Pungut mengatakan kondisi ini memberikan dampak serius terhadap mobilitas dan kesejahteraan warga, serta menghambat aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

"Rusaknya jalan penghubung tersebut menyebabkan kesulitan dalam akses transportasi bagi masyarakat, terutama dalam kegiatan sehari-hari seperti bekerja, bersekolah, dan akses ke fasilitas kesehatan. Kami sangat mengharapkan perhatian serius dan langkah cepat dari pihak terkait untuk memulihkan jalan tersebut agar dapat kembali berfungsi sepenuhnya, "jelasnya

Untuk itu warga menghargai perhatian serta upaya dari Dinas PUPR dan Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menanggapi permohonan ini. Semoga langkah-langkah yang diambil dapat segera mengembalikan akses jalan yang utuh dan berfungsi dengan baik demi kesejahteraan bersama.

"Kami Masyarakat Dua Desa Pungut Mudik dan Pungut Tengah Sangat Memohon Kepada PJ Bupati, Dinas PUPR dan Pemerintah Kabupaten Kerinci agar segara Menindaklanjuti Permasalahan Jalan Akses Masyarakat yang putus, " ujarnya

Terpisah Kadis PU Sungai Penuh Maya mengatakan akan segera mengupayakan alat berat ke lokasi. Karena kondisi saat ini wilayah Kerinci banjir, alat berat kesulitan bergerak cepat ke lokasi. "Pasti nanti akan kita segera singkirkan material longsor," ujarnya. 

Disamping itu hingga Rabu (3/1/2024) sebagian wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh masih banjir parah. Ditambah lagi hujan deras yang mengguyur membuat permukaan air naik turun. 

Akses transportasi darat nyaris lumpuh total di sebagian wilayah Kerinci. Akses jalan utama Debai menuju Kota Sungai Penuh tidak dapat dilalui baik kendaraan.Apalagi jalan utama Tanah Kampung menuju Sungai Penuh sejak awal banjir parah hingga Rabu (3/1/2024) masih ditutup. 

Pantauan di lokasi sejumlah mobil nekat melewati jalan Debai-Sungai Penuh. Namun naas, mobil malah terperosok ke pinggir sawah. Sebagian lagi kendaraan mogok ditengah banjir. 

"Ada juga mobil yang nekad melewati jalan Debai ke Sungai Penuh tapi terpelosok ke sawah," ujar Donel warga yang berada di lokasi.

Bukan hanya satu mobil, lanjut Dooel, ada 2 mobil yang nekad hingga terjebak di tengah besarnya air di jalan Debai - Tanjung Pauh.

"Dua mobil terjebak ditengah besarnya air, sekarang alat berat excavator turun ke lokasi untuk menarik mobil yang nekad tersebut," katanya lagi. 

Kondisi di jalan lainnya, akses jalan antara Semerap dan Lempur Danau menuju Sungai Penuh yang kemarin bisa dilewati, namun saat ini digenangi air tidak dapat dilalui kendaraan roda dua.

Informasi yang diperoleh media ini, disampaikan langsung oleh, Kapolsek Danau Kerinci Edi Mardi, “jalan Antara Desa Semerap dan Lempur Danau Kecamatan Danau Kerinci Barat, untuk Sementara hanya bisa di lewati roda empat,”ujar Kapolsek Danau Kerinci.

Sejumlah kendaraan roda dua yang ingin melewati akses jalan Semerap dan Lempur Danau banyak dinaikkan ke mobil bak terbuka.

Kategori :