Belum Juga Ditemukan, Siska Sempat Unggah Perjuangan Naik Gunung Kerinci dan Skripsi

Rabu 06-12-2023,17:23 WIB
Reporter : Dona Piscesika
Editor : Dona Piscesika

KERINCI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Hingga hari ini masih ada satu lagi pendaki Gunung Marapi yang belum juga ditemukan. Namanya Siska Afrina berusia 22 tahun.

Siska Afrina sebelumnya sempat diumumkan Basarnas sebagai salah satu dari 23 korban yang meninggal dunia akibat bencana erupsi Gunung Marapi.

Namun ternyata sampai saat ini Siska Afrina adalah satu-satunya daftar pendaki yang belum juga ditemukan.

Sedangkan 22 pendaki yang tewas lainnya telah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi bahkan jenazahnya telah diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Siska Afrina adalah pendaki yang rumahnya tak jauh dari Kabupaten Kerinci tepatnya di Kabupaten Solok Selatan.

Bahkan Siska juga mengunggah perjalannya naik Gunung Kerinci sebelum kemudian hilang di Gunung Marapi saat erupsi pada Minggu 3 Desember 2023 lalu.

Siska tercatat sebagai warga Jorong Bendang, Nagari Pasir Talang Kecamatan Sungai Pagu Solok Selatan.

Siska merupakan mahasiswa Negeri Padang (UNP) dan baru saja menyelesaikan studinya.

Siska di akun sosial media TikToknya terlihat juga mengunggah video menggunakan selempang pertanda selesai ujian skripsi, dengan backsound soundtrack film Gadis Kerek.

Berbagai komentar pun banjir di kolom komentarnya. ""Ayo turun, besok wisuda lo," ujar salah satu akun.

Juga terlihat salah satu dosen penguji skripsi Siska ikut berkomentar. "Siska sayang.. perjuangan kamu mempertahankan skripsi yang saya uji menjadi titik terakhir perjuanganmu di kampus. Tenang di sisiNya Siska," ujar akun Lili DP.

BACA JUGA:Cerita Gunung Marapi Tempat Asal Nenek Moyang Suku Minangkabau

Sebenarnya ada 2 pendaki asal Solok Selatan lainnya selain Siska, ia adalah Frengky Candra Kusuma yang berusia 23.
Frenky tercatat sebagai warga Jorong Kapalo Koto Nagari Abai Kecamatan Sangir Batang Hari.

Frenky ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di Kawasan Gunung Marapi dan jenazahnya telah teridentifikasi oleh tim DVI Polda Sumbar.

Dimana Posisi Siska Kini?

Hampir 300 tim gabungan masih terus melakukan proses pencarian dimana Siska berada.

Mengutip dari Padek.co, Basarnas Padang menyampaikan bahwa SAR Gabungan masih akan terus melanjutkan pencarian terhadap korban Siska.

Beberapa area disisir oleh tim gabungan diantaranya area cadas, Tugu Abel dan Tugu Merpati.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan jumlah pendaki yang terdata naik ke Gunung Marapi pada Minggu (3/12/2023) adalah 75 orang.

BACA JUGA:Jenazah Siska Berhasil Diidentifikasi Tepat 3 Hari Sebelum Jadwal Wisudanya di UNP

52 orang selamat, 22 pendaki dalam status meninggal dunia dan satu orang yaitu Siska masih dalam pencarian.

“22 korban erupsi Gunung Marapi yang meninggal juga telah diidentifikasi dan diserahkan jenazahnya kepada pihak keluarga,” jelas Kombes Pol Dwi Sulistyawan.

BACA JUGA:Ibu dan Anak yang Tewas di Gunung Marapi Sempat Putar Lagu ‘Naik-naik ke Puncak Gunung’

Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat erupsi pada Minggu (3/12/2023) pukul 14.53 WIB.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan, tinggi kolom letusan teramati sekitar 3.000 meter di atas puncak gunung yang memiliki ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl). (dpc/rel)

Kategori :