1.700 Tiang Pancang Sudah Berdiri di Jalur Tol Tempino-Bayung Lencir, Hujan Bikin Repot

Rabu 29-11-2023,10:58 WIB
Reporter : Dona Piscesika
Editor : Dona Piscesika

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Hingga November 2023 ini sudah 1.700 tiang pancang ‘nyacak’ dan berdiri di jalur Tol Tempino – Bayung Lencir alias Tol Baleno.

Tiang pancang ini sudah tersusun secara rapi di ruas Tol Baleno sebagai tanda pekerjaan telah menunjukkan progress yang cukup signifikan.

Menurut  Kepala Satker Pembangunan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Provinsi Jambi, Benny, total ada 3.400 tiang pancang yang akan dibangun di trase jalan ini.
 
Kata Benny, Januari 2024 target semua tiang pancang telah selesai dipasang dan pekerjaan bisa dilanjutkan ke struktur atas jalan tol.

Jika ditotal secara keseluruhan, progres pembangunan tol ini kata Benny telah mencapai 37 persen.
 
Terpantau pula di lokasi, mesin diesel hammer atau alat pasang spun pile terus menghujamkan tiang pancang ke dalam tanah.

Tiang-tiang beton itu ditancap tegak lurus selangkah demi langkah, meter demi meter ke lahan tol.

Proyek Tol Baleno ini akan dikebut sepanjang 14,693 kilometer. Dimana nanti rangkaian pekerjaan terdiri dari akses menuju exit tol sepanjang 1,800 kilometer, pekerjaan pile slab,2 kilometer, kontruksi interchange, overpass, dan juga underpass.

Hujan Bikin Repot

Lahan Tol Baleno yang cendrung basah, memberi tantangan tersendiri bagi pihak pemborong dalam melaksanakan pekerjaannya.

Saat musim hujam mulai datang seperti ini, membuat vendor menjadi repot. Pekerja terpaksa berhenti beraktivitas lalu melanjutkan lagi ketika hujan reda.

Kata Benny, semua vendor yang terlibat dalam pekerjaan Tol Baleno telah membuat komitmen dengan pihak Hutama Karya, apabila hujan memang berhenti kerja, namun saat hujan reda, semua langsung gerak cepat melanjutkan pekerjaan agar semua target tetap bisa dicapai.

Terkait material juga tidak ada kendala, semua telah distok guna bisa memenuhi target pekerjaan dalam kondisi cuaca apapun.  

Lokasi Simpang Susun

Tol Jambi-Betung nantinya akan dilengkapi dengan 5 buah Interchange (IC) atau simpang susun yang terdiri dari IC Betung, IC Tungkal Jaya, IC Bayung Lencir, IC Tempino, dan IC Simpang Ness.

Dan yang kini sedang dikerjakan oleh Hutama Karya adalah Interchange Tempino.

BACA JUGA:Profil 2 Gajah yang Suka Menyeberang Tol Pekanbaru-Dumai
 
Interchange merupakan persimpangan yang tidak sebidang tapi berbeda tingginya. Artinya di persimpangan jalan yang berbeda tinggi itu ada jalur yang berbeda, jadi bisa dua atau lebih badan jalan yang akan disambungkan dengan bantuan simpang susun.
 
Di interchange atau simpang susun ini, perpindahan kendaraan bisa dilakukan tanpa harus berhenti terlebih dahulu alias bebas dan ‘tanpa hambatan.

Jika di jalan lalu lintas biasa, dari jalur 1 ke jalu 2 biasanya kita dihalangi lampu lalu lintas, maka dengan interchange pengguna tol tak perlu berhenti, gas terus.

Rp 2,7 Triliun Digelontorkan
 
Adapun konstruksi tol Jambi-Betung seksi Mestong Bayung Lencir ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya.

“Alhamdulillah, pelaksanaan tanda tangan kontrak senilai Rp 2,7 triliun merupakan tahapan awal dari pembangunan tahap II (JTTS),” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo usai penandatanganan kontrak di Gedung Direktorat Jenderal Bina Marga, Jakarta Rabu (17/5/2023) lalu.

BACA JUGA:Tol Jambi akan Berujung di Daerah yang Pernah Dibom Belanda
 
Dalam peta proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), tercantum Tol Mestong-Bayung Lencir memiliki panjang 33,05 kilometer.
 
Pada tahap pertama ini, dikerjakan duluan sepanjang 15,4 kilometer di wilayah Provinsi Jambi.
 
Sesuai janji Presiden Jokowi saat kunjungannya ke Jambi Selasa (16/5/2023), tol perdana Jambi ini ditargetkan rampung dan telah bisa digunakan kendaraan pada tahun 2024.

BACA JUGA:Penyebab 180 Bidang Tanah Tol Jambi-Betung Belum Dibebaskan
 
Tol Mestong-Bayung Lencir ini dalam kontrak dikerjakan dalam waktu 12 bulan, artinya sejak dikerjakan pada Mei 2023 lalu dan akan rampung pada Mei 2024 mendatang.
 
Tol Mestong-Bayung Lencir nanti akan berkesinambungan ke arah Sumsel dengan Tol Bayung Lencir-Tungkal Jaya sepanjang 55,73 km.
 
Tungkal Jaya masih masuk dalam wilayah Musi Banyuasin (Muba) Sumsel. Kehadiran tol ini akan membuat Muba dan Jambi semakin dekat.
 
Kemudian dari Tungkal Jaya, tol akan menyatu dengan Tol Betung sepanjang 61,55 Kilometer.
 
Sementara itu, Tol Mestong-Bayung Lencir ini akan bertambah panjangnya sekitar 18,97 Kilometer ke arah Jambi menuju Merlung dalam seksi Tol Tempino - Simpang Ness.

Jika esok Tol Jambi-Merlung juga dibangun, artinya tol Jambi-Riau pun dimulai. Kita tunggu saja.  (dpc)


Kategori :