Tahun 2023, Sudah 10 Kasus Karhutla di Muaro Jambi

Rabu 30-08-2023,20:45 WIB
Editor : Setya Novanto

SENGETI, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Muaro Jambi seakan tidak menemui titik akhir. Pada tahun 2023 ini, kasus Karhutla kembali terulang di wilayah Kabupaten berjuluk Bumi Sailun Salimbai ini.

Berdasarkan data yang dilansir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muaro Jambi, sepanjang Januari hingga Agustus 2023 tercatat telah terjadi kasus Karhutla sebanyak 10 kali. Kasus Karhutla ini mayoritas terjadi dilahan milik masyakarat.

“Total sejak Januari hingga Agustus ini ada sebanyak 10 kali terjadi Karhutla. Mayoritas terjadi dilahan milik masyakarat,” ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Muaro Jambi, Alias, kemarin.

Alias mengatakan, dari 10 kasus kebakaran yang terjadi tersebut, semua berhasil dipadamkan. Pemadaman ini dilakukan oleh semua pihak, mulai dari tim BPBD, TNI, Polri dan masyarakat setempat.

“Alhamdulillah berhasil dipadamkan semua oleh tim dari kabupaten di bantu oleh semua pihak termasuk juga di bantu oleh water bombing dari BPBD Provinsi Jambi,” katanya.

Alias menjelaskan, dari 10 kasus kebakaran hutan dan lahan tersebut, kejadiannya mayoritas terjadi di bulan Agustus, hanya 2 kasus yang terjadi pada bulan Februari lalu.

Ia menyampaikan, dari kasus Karhutla yang terjadi, untuk luasan lahan yang terbakar ada sekitar 12 hektare lahan. “Kebakaran terjadi di beberapa Kecamatan yaitu, Kecamatan Mestong, Kumpeh, Muaro Sebo, Jaluko, Taman Rajo dan Kecamatan Sekernan,” sampainya.

Alias mengatakan, tim dari BPBD Muaro Jambi cukup intens memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Kita terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyakarat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Harapannya, semoga tidak ada lagi kasus Karhutla kedepannya,” tukasnya.  (wan)

 

 

Kategori :