Hari 'Rayo' 2024 Kartu e-Toll Sudah Bisa Nempel di Gerbang Tol Padang-Sicincin

Rabu 26-07-2023,05:00 WIB
Reporter : Dona Piscesika
Editor : Setya Novanto

SUMBAR, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Hari 'Rayo' tahun depan, kartu e-Toll sudah bisa nempel di gerbang Tol Padang-Sicincin, menandakan akses ruas tol ini sudah bisa digunakan untuk masyarakat umum.

Setelah menunggu 6 tahun lamanya, sejak mulai dibangun tahun 2018 lalu, akhirnya ruas Tol Padang-Pekanbaru seksi Padang-Sicincin beroperasi juga.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah atau akrab dipanggil Buya, dilansir dari Padang Ekspres, mengatakan bahwa Tol Padang-Sicincin sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun 2024 ditargetkan sudah clear atau sudah rampung.

Hal ini disampaikan Buya saat pertemuan Kelompok Kerja Nasional Posyandu di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Senin (24/7/2023).

Sehingga selama momen lebaran 2024, tol ini sudah bisa difungsikan, kartu tol sudah bisa ditempel pengendara di gerbang, kendaraan sudah bisa lalu lalang, sesuai dengan target Hutama Karya Infrastruktur selaku pengembang proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Sumbar ini.

Lantas bagaimana dengan lanjutan Tol Padang-Sicincin? Buya juga optimis semua bisa berjalan sesuai rencana.

Terlebih lagi, pihak investor Jepang melalui JICA Japan International Cooperation Agency juga telah datang dan melakukan pertemuann dengan pemerintah daerah di Sumbar terkait rencana mereka berinvestasi di seksi Tol Pangkalan-Payakumbuh.

Buya mengaku ia telah bertemu dengan pihak JICA membahas keseriusan mereka melanjutkan rencana investasinya di Sumbar.

Setelah itu kemudian JICA juga bertemu langsung dengan Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo pada 10 Juli 2023 lalu.

Dalam pertemuan itu kata Buya, membahas soal lanjutan Tol Padang-Pekanbaru khususnya di Kabupaten Limapuluh Kota.
 
Pihak JICA bahkan sudah ke lapangan dan melakukan rapat pembahasan kesiapan pembangunan jalan tol dan konstruksi terowongan baru pada rencana ruas Jalan Tol Payakumbuh-Pangkalan Paket 2 dan Paket 3.

Progres Pembebasan Lahan Tol Sumbar

Hingga Mei 2023 sudah 1.541 bidang tanah yang dilepas warga Sumbar (Sumatera Barat) untuk pembangunan jalan Tol Padang-Sicincin.

Ketua Tim Percepatan Pembebasan Lahan Tol Provinsi Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan, dari total 1.541 bidang tanah yang sudah dilepas ini, merupakan 95,06 persen dari total 1.621 bidang yang dibutuhkan untuk merampungkan jalan tol Padang-Sicincin.
 
Tol Padang-Sicincin merupakan bagian dari ruas Padang-Pekanbaru yang ditargetkan bisa tersambung untuk merampungkan proyek Jalan Tol Trans Sumatera.
 
Tol Padang-Sicincin sendiri panjangnya 36,6 Kilometer. Bidang tanah yang sudah dilepas itu, kata Audy yang juga Wakil Gubernur Sumbar itu, dikutip Jambi Ekspres dari Padang Ekspres, juga termasuk diantaranya bidang yang dikonsinyasikan.

Sementrara itu, Tim Khusus Percepatan Pembebasan Lahan Tol Provinsi Sumbar, Syafrizal Ucok menambahkan, keseluruhan total 1.621 bidang tanah untuk Tol Padang-Sicincin untuk Penlok I dan Penlok II yang akan dikerjakan.

Di tengah beberapa persoalan yang dihadapi, namun pihaknya juga optimis pengerjaan jalan tol Padang-Sicincin ini akan rampung akhir 2024 mendatang.

“Seluruh pihak terkait baik Tim Percepatan Pembebasan lahan tol Sumbar, HK, BPJN dan lainnya bakal berupaya semaksimal mungkin dalam pengerjaan jalan tol Padang-Pekanbaru ini,” lanjut Syafrizal.
 
Sementara itu, Tol Padang-Sicincin ini nantinya akan jadi jalan tol paling menarik karena menyuguhkan pesona perbukitan nan estetik.
 
“Hal ini sesuai arahan Bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, harus memperhatikan nilai estetika dengan landscaping yang bagus,” ujar Danang Parikesit, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dikutip Jambi Ekspres dari siaran pers Hutama Karya.
 
Pemerintah kata Danang juga terus memberikan dukungan untuk penyelesaian Tol Padang-Sicincin ini agar dapat difungsikan pada mudik lebaran maupun natal tahun baru 2024 mendatang, biar bisa gas pol.

BACA JUGA:Dua Kabupaten di Sumbar Berebut Jadi Sirip Tol Riau, Jambi Ketiban Untung
 
“Apabila tersambung, jalan tol ini juga memiliki sejumlah manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya saat kegiatan site visit bersama Tim pembangunan jalan tol Padang - Sicincin pada hari Sabtu (4/3),
 
Sejumlah manfaat diantaranya mempercepat distribusi dan menurunkan biaya logistik barang ataupun jasa dalam rangka mendukung perekonomian Provinsi Sumatera Barat.
 
Selain itu, jalan tol yang dikelilingi pesona alam perbukitan ini juga diharapkan dapat mendukung dari sektor pariwisata dari dan menuju Provinsi Sumatera Barat yang dikenal kaya akan budaya.
 
Agar proyek jalan tol Padang-Sicincin bisa selesai tepat mutu dan waktu, PT Hutama Karya (Persero) selaku pengembang akan menerapkan metode digitalisasi konstruksi.
 
Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro mengatakan Hutama Karya menargetkan Tol Padang-Sicincin ini akan selesai pada triwulan II tahun 2024.
 
Pengerjaan Tol Padang-Sicincin ini memang terus digenjot oleh Hutama Karya.

Setelah mendapat dukungan dari stakeholder untuk pengadaan lahan, Hutama Karya memastikan kelanjutan proyek Jalan Tol Padang - Sicincin.

“Kami mengapresiasi dukungan para stakeholder terhadap akselerasi pengadaan lahan sehingga pembangunan dapat segera dilakukan. Sebagai langkah percepatan.

Dalam pembangunanya, Hutama Karya juga akan tetap mengusung konsep konstruksi berwawasan lingkungan, salah satunya melakukan penghijauan di sisi kiri dan kanan jalan tol.

Tak hanya di Jalan Tol Padang-Sicincin, penghijauan juga diterapkan Hutama Karya pada ruas jalan tol lainnya.
 
Hutama Karya juga menjadi pioneer dalam pengembangan infrastruktur yang memastikan keberlanjutan lingkungan. (dpc)


Kategori :