Manusia Terkaya Sektor Tambang Batu Bara RI Borong Saham BYAN, Ini Sosoknya

Rabu 07-06-2023,19:47 WIB
Reporter : Dona Piscesika
Editor : Dona Piscesika

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Manusia terkaya bidang tambang batu bara RI, Low Tuck Kwong ternyata baru saja memborong saham perusahaannya PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

 

Selaku Direktur Utama PT Bayan Resources Tbk, Low Tuck Kwong menambah berat kantongnya dengan meningkatkan kepemilikan saham BYAN pada akhir Mei 2023 lalu.

 

Tercatat 23 Mei 2023 Low Tuck Kwong membeli lagi 138.700 lembar saham BYAN dengan harga pelaksanaan Rp18.938,07 per saham. Isi kantong Low Tuck Kwong yang berkurang memang tak seberapa untuk saham ini, hanya sekitar Rp 2,65 miliar.

 

Namun dengan bertambahnya lembaran kepemilikan saham Low Tuck Kwong, berarti ia telah menguasai lebih dari 60,98 persen saham BYAN. Kini tercatat Low Tuck Kwong memiliki 20.327.578.870 saham yang sebelumnya 20.327.440.170 saham.

 

Bisa dibayangkan, jika per lembar saham milik Low Tuck Kwong adalah Rp 19.000, acuan harga terendah Mei 2023, maka apabila dikali 20.327.578.870 saham, nilainya akan membuat eror kalkulator.

 

"Tujuan dari transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung," begitu catatan Low Tuck Kwong, dikutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

 

Makin banyak sahamnya, makin tak heran pula mengapa Low Tuck Kwong belum tertandingi di posisi sebagai manusia terkaya bidang tambang batu bara di RI.

 

Low Tuck Kwong memang baru saja dinobatkan Forbes sebagai orang terkaya RI bidang tambang batu bara dan nomor 3 di RI jika disejajarkan dengan pengusaha bidang lainnya.

 

Sumber kekayaan pria kelahiran Singapura ini tak hanya dari PT Bayan Resources Tbk, tapi juga dari perusahaannya yang lain seperti Singapura Metis Energy, The Farrer Park Company, Samindo Resources, dan Voksel Electric.

 

Bisnisnya juga mengurus bidang kabel konektivitas internet bawah laut yang menghubungkan tiga negara, Singapura, Indonesia dan Malaysia. Dan bisnisnya yang lain.

 

Siapakah Low Tuck Kwong? Pria kelahiran 17 April 1948 ini di Singapura. Insting bisnisnya mulai tertanam ketika ia mulai bekerja di sebuah perusahaan konstruksi milik ayahnya di Singapura sejak usia belia.

 

Saat umur 24 tahun, Low Tuck Kwong yang masih muda pindah ke Indonesia tahun 1972. Kemudian ia mendirikan bisnis kontraktor. Betah di Indonesia ia pun kemudian menjadi WNI di usia 40 tahunan.

 

5 tahun setelah menjadi WNI, saat berusia 49 tahun ia kemudian membeli perusahaan tambang pertamanya hasil dari akuisisi dua perusahaan batu bara PT. Gunung Bayan Pratamacoal (GBP) dan PT. Dermaga Perkasa Pratama (DPP) milik Haji Asri, pemain batu bara lama Kaltim.

 

Saat itu ia membelinya sangat murah untuk ukuran uang sekarang, hanya Rp5 Miliar. Kemudian dua perusahaan itu berubah menjadi PT. Bayan Resources Tbk (BYAN).

 

Nama Low Tuck Kwong pun makin haru di RI, tahun 2021 ia kemudian memegang 5 kontrak dan 3 kuasa tambang dari pemerintah RI, dengan total luas lahan konsesinya 81.265 hektar.

 

Beruntung tak boleh di elak, saat kebutuhan batu bara dunia melonjak tajam, Low Tuck Kwong pun jadi semakin kaya raya melalui PT. Bayan Resources Tbk, hingga akhirnya tahun 2022 Low Tuck Kwong pun pernah menjadi orang terkaya RI versi Forbes.

 

BACA JUGA:10 Juni Keramat! RI Mulai Stop Ekspor Bauksit, Jokowi Tak Peduli Dunia Komat-Kamit

 

BACA JUGA:Jokowi 'Promo' Deretan Harta Karun RI di Depan Para Taipan Singapura

 

Bisnisnya bidang lain memang banyak, namun kekayaannya Low Tuck Kwong utamanya tetap ditopang oleh sektor tambang batu bara.

Kategori :