Dituding Penelpon Misterius, Ini Orang yang Menghubungi Kasat Narkoba AKBP Buddy Jelang Kematiannya

Rabu 03-05-2023,21:04 WIB
Reporter : Dona Piscesika
Editor : Dona Piscesika

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Heboh tudingan soal penelpon misterius yang menghubungi Kasat Narkoba AKBP Buddy Alfrits Towoliu di hari kematiannya kini terjawab sudah.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat konferensi pers mengatakan, setidaknya ada enam aktivitas panggilan dari enam nomor yang masuk ke handphone AKBP Buddy di hari kematiannya Sabtu (29/4).

 

Siapa penelpon misterius yang menghubungi AKBP Buddy? Semua kata Trunoyudo sudah terjawab ketika pihak kepolisian membuka handphone milik AKBP Buddy di rumah duka.

 

Kebetulan handphone milik AKBP Buddy tak bisa dibuka oleh pihak kepolisian karena masih terkunci dan butuh pin rahasia.

 

Di depan istrinya, handphone itu lalu dibuka kemudian dilihat bersama-sama.

 

BACA JUGA:Siang Malam Menangis, Kasat Narkoba AKBP Buddy Nyanyikan Lagu Daerah Dekat Filipina

 

BACA JUGA:Di Rumah Duka Barang Pribadi Kasat Narkoba AKBP Buddy Dibuka Polisi Depan Istri, Denda Rp15 Juta Menanti

 

Sesaat setelah dibuka, terbongkarlah siapa penelpon misterius yang disebut-sebut oleh Cyprus A Tatali yang awal muncul di media mengaku sebagai paman AKBP Buddy namun belakangan diketahui ternyata hanya sebatas teman dekat.

 

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dhimas Prasetyo dalam keterangannya pada Senin (1/5/2023) kemudian membeberkan, ternyata yang menelpon AKBP Buddy bukanlah sosok misterius.

 

Enam panggilan yang terjadi di handphone AKBP Buddy ternyata bersumber dari orang-orang yang dikenal oleh AKBP Buddy.

 

"Kami menepis bahwa berita-berita yang beredar, tidak ada orang-orang yang tak dikenal dan lain sebagainya,” tegas AKBP Dhimas.

 

Kemudian ia menjelaskan,ternyata orang-orang yang menelpon AKBP Buddy sebelum kematiannya adalah keluarga dan anak buah AKBP Buddy.

 

Dan semua sudah kita ambil keterangannya,' ungkap AKBP Dhimas lagi.

 

Kemudian Berbagai temuan bukti baru terus diungkapkan pihak kepolisian.

 

Tak hanya ponsel, namun juga telah diperiksa beberapa bagian tubuh AKBP Buddy seperti urine, darah, potongan hati hingga rambut korban.

 

Hasilnya? Tidak ditemukan pestisida, arsenik, sianida, alkohol dan narkoba di tubuh AKBP Buddy.

 

Pihak kepolisian juga membantah tuduhan AKBP naik ojek online keluar dari kantornya usai menerima telepon misterius.

 

Yang terjadi adalah AKBP Buddy berjalan kaki keluar dari kantor menuju rel kereta api arah Stasiun Jatinegara.

Kategori :