Tol Bengkulu Mulai Beroperasi, Tol Padang Pekanbaru Sebentar Lagi, Tol Jambi Apa Kabar?

Minggu 18-09-2022,19:18 WIB
Editor : donapiscesika

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Tahun 2022 ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan sepanjang 283,15 kilometer ruas tol baru, bisa dioperasikan.

 

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI, seperti dikutip Jambi Ekspres, menyebutkan ada enam ruas jalan tol yang sudah beroperasi. 

 

Enam ruas jalan tol tersebut adalah ruas Taba Penanjung - Bengkulu sepanjang 16,73 km, ruas Cileunyi - Sumedang - Dawuan Seksi 1 sepanjang 11,4 km, ruas Binjai - Langsa Seksi 1 sepanjang 11,8 km, ruas Manado - Bitung Seksi Danowudu - Bitung sepanjang 13,43 km, ruas Sigli - Banda Aceh Seksi 2 sepanjang 6,35 km dan ruas Cibitung-Cilincing Seksi 2 dan 3  sepanjang 24,45 km. 

 

Sedangkan 13 ruas lainnya yang ditargetkan operasional hingga Desember 2022 yaitu ruas Padang - Pekanbaru (31 km), ruas Kuala Tanjung - Tebing Tinggi - Parapat Seksi 1 dan 2 (38,5 km), ruas Sigli - Banda Aceh Seksi 5 dan 6 (12,5 km),  Cileunyi - Sumedang-Dawuan Seksi 2-6 (49,3 km), ruas Ciawi - Sukabumi Seksi 2 (11,9 km), ruas Semarang - Demak Seksi 2 (16,3 km), ruas Cibitung - Cilincing Seksi 4 (7,7 km), ruas Cimanggis - Cibitung Seksi 2A (3,5 km), ruas Cinere - Cimanggis Seksi 3 (5,5 km), dan ruas Serpong - Cinere Seksi 2 (3,6 km).

 

Kemudian ruas Bekasi-Cawang-Kp. Melayu Seksi 1A dan 2A (6,6 km), ruas Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 3 (8,5 km), ruas Serpong-Balaraja Seksi 1A (4 km), 

 

Lantas bagaimana dengan nasib tol Jambi? Ternyata pembangunan kontruksi jalan tol Trans Sumatera di wilayah Jambi belum dilaksanakan sama sekali. 

 

Saat ini semua baru masuk ke dalam tahap desain. Hal ini diungkapkan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Jambi Bosar Pasaribu seperti dikutip Jambi Ekspres dari diisway.id Juni lalu. 

 

Tahapan lain yang harus dilalui saat ini adalah mengurus pembebasan lahan pembangunan jalan tol Betung-Jambi dan Jambi-Rengat. "Hingga saat ini proses pembangunan jalan tol Trans Sumatera di wilayah Jambi memasuki tahap desain dan juga kesiapan anggaran," ucap Bosar.

 

Sambil menunggu tahapan itu selesai, kini proses pengerjaan lainnya seperti melakukan desain ruas tol yang dibagi dalam lima paket pengerjaan juga sedang digarap.

 

Paket pertama mulai dari batas Provinsi Sumatera Selatan ke Tempino, Kabupaten Muaro Jambi. Kedua dari Tempino ke Simpang Nes, ketiga Kabupaten Batang Hari, keempat dari Simpang Nes ke Cinto Kenang, Sengati Kabupaten Muaro Jambi.

 

Terakhir atau kelima ada dari Cinto Kenang ke Merlung, Kabupaten Tanjab Barat dan dari Merlung ke batas Riau.

"Tahap awal pembangunan tol tersebut ditargetkan sepanjang 15 kilometer dari Betung ke Tempino," ucap Bosar.

 

Setelahnya proses pembangunan berlanjut dari Tempino sepanjang 18 kilometer sampai ke Nes, Kabupaten Muaro Jambi.

Kemudian dari Simpang Nes dilanjutkan ke Bukit Cinto Kenang, Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi dengan panjang total 18 kilometer.

 

Mulai Dibangun 2023 Apabila Pembebasan Lahan Selesai

 

Hingga Juni 2022 baru 75 persen pembebasan lahan untuk ruas tol dari Batas Sumatera Selatan ke Cinto Kenang, Muaro Jambi yang sudah di inventarisasi.

 

Jika itu sudah terselesaikan 100 persen maka mulai pada awal tahun 2023 tahap konstruksi pembangunan sudah dapat dilakukan.

Setelahnya pada tahun 2024 ruas tol Betung-Jambi dan Jambi-Rengat diharapkan sudah 100 persen bisa digunakan untuk masyarakat umum.

 

"Ruas tol dari Nes menuju Sengeti akan memotong sungai Batang Hari dengan panjang sekitar 500 meter," tutur Bosar.

Tahap pembangunan jembatan yang akan melewati Sungai Batang Hari tersebut hingga saat ini masih dalam tahap pemilihan tipe jembatan.

 

Ada dua alternatif jembatan yang juga tengah disiapkan, satu yang ada terowongan. (dpc/fin/disway)

Kategori :