Kemajuan Teknologi pun pada akhirnya memberikan sumbangsih tersendiri terhadap pelanggaran etika penyajian berita ataupun informasi. Tak dapat dipungkiri bahwa berita yang sensasional, infotainment, pornografi dan erotisme menjadi sesuatu ‘komoditas’ yang jauh lebih menguntungkan dan membantu meningkatkan rating maupun olpah dari sebuah surat kabar. Etika tidak lagi menjadi sesuatu yang harus dijadikan pertimbangan asalkan mampu meningkatkan keuntungan/profit perusahaan Pers. Ironis memang ketika sebuah prinsip yang harus dijunjung oleh insan Pers, dan memberikan rambu-rambu kebebasan dalam berekspresi namun juga menjadi pelindung bagi manipulasi pemberitaan tak lagi dipertimbangkan. Situasi seperti ini hendaknya menjadi sebuah ilustrasi untuk menciptakan kondisi yang baik demi keberlangsungan demokrasi yang sebenarnya.
KEBEBASAN PERS DAN ETIKA
Selasa 05-03-2013,00:00 WIB
Oleh:
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,21:12 WIB
Empat Tim Berebut Tiket Final Bupati Kerinci Cup II 2026, PSB 1961 Berpeluang Ulangi Sejarah
Selasa 03-11-2026,19:13 WIB
BREAKING NEWS ! Kejari Batang Hari Tahan Kades Lopak Aur, Dugaan Korupsi Kerugian Negara Capai Rp542 Juta
Selasa 03-11-2026,15:30 WIB
Polda Jambi Gelar FGD Pelayanan Pengaduan Masyarakat, Perkuat Transparansi dan Profesionalisme Penegakan Hukum
Selasa 03-11-2026,15:35 WIB
Misteri Kematian Nasifa di Batanghari, Dua Tahun Tanpa Kepastian
Selasa 03-11-2026,15:26 WIB
Kajati Jambi Dukung Program News Room Jaga Desa SMSI Jambi, Perkuat Sinergi & Kawal Tata Kelola Pemerintahan
Terkini
Rabu 04-11-2026,13:20 WIB
Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Kasi Intel Kasrem 042/Gapu dan Komandan Kodim 0420/Sarko.
Rabu 04-11-2026,13:16 WIB
Hadirkan Artis, Festival dan Pasar Rakyat 2026 Meriahkan HUT Sungai Penuh
Rabu 04-11-2026,13:14 WIB
Semarak HUT ke-18, Juara Run Diikuti 500 Pelari, Wali Kota Alfin: Jadikan Olahraga Gaya Hidup
Rabu 04-11-2026,11:29 WIB