Kemajuan Teknologi pun pada akhirnya memberikan sumbangsih tersendiri terhadap pelanggaran etika penyajian berita ataupun informasi. Tak dapat dipungkiri bahwa berita yang sensasional, infotainment, pornografi dan erotisme menjadi sesuatu ‘komoditas’ yang jauh lebih menguntungkan dan membantu meningkatkan rating maupun olpah dari sebuah surat kabar. Etika tidak lagi menjadi sesuatu yang harus dijadikan pertimbangan asalkan mampu meningkatkan keuntungan/profit perusahaan Pers. Ironis memang ketika sebuah prinsip yang harus dijunjung oleh insan Pers, dan memberikan rambu-rambu kebebasan dalam berekspresi namun juga menjadi pelindung bagi manipulasi pemberitaan tak lagi dipertimbangkan. Situasi seperti ini hendaknya menjadi sebuah ilustrasi untuk menciptakan kondisi yang baik demi keberlangsungan demokrasi yang sebenarnya.
KEBEBASAN PERS DAN ETIKA
Selasa 05-03-2013,00:00 WIB
Oleh:
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 14-10-2026,18:11 WIB
Rekomendasi Laptop Mobilitas Tinggi Paling Ringan dan Awet untuk Pekerja Aktif
Rabu 14-10-2026,12:02 WIB
PT BSS Sebut PHK Karyawan Karena Pelanggaran Bersifat Mendesak, Pastikan Hak Dipenuhi
Rabu 14-10-2026,09:57 WIB
Viral Hewan Disebut Langka di Gunung Kerinci, Ini Kata Praktisi Kehutanan
Rabu 14-10-2026,14:32 WIB
Kapolda Jambi Widodo Resmi Disambut Adat Melayu, Pimpin Serah Terima Pataka dan Lepas Krisno H Siregar
Rabu 14-10-2026,15:33 WIB
PTPN IV Regional IV Dukung Kapolri Berantas Narkoba Sampai ke Akar-akarnya
Terkini
Kamis 15-10-2026,06:58 WIB
Kepercayaan 24 Juta Nasabah Antarkan BSI Raih Top 5 Layanan Terbaik CX 100 Award
Kamis 15-10-2026,06:49 WIB
Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Gen Z Bali Berkat Performa Irit dan Fitur Fungsionalnya
Kamis 15-10-2026,06:42 WIB
Jadi Pilihan Utama SUV Keluarga, Ini Berbagai Keunggulan Mitsubishi Destinator
Kamis 15-10-2026,06:35 WIB
Sekda Zulhifni Dorong Pengelolaan Zakat Produktif Saat Hadiri Rakornas dan Grand BAZNAS Awards 2026
Kamis 15-10-2026,06:31 WIB