Kemajuan Teknologi pun pada akhirnya memberikan sumbangsih tersendiri terhadap pelanggaran etika penyajian berita ataupun informasi. Tak dapat dipungkiri bahwa berita yang sensasional, infotainment, pornografi dan erotisme menjadi sesuatu ‘komoditas’ yang jauh lebih menguntungkan dan membantu meningkatkan rating maupun olpah dari sebuah surat kabar. Etika tidak lagi menjadi sesuatu yang harus dijadikan pertimbangan asalkan mampu meningkatkan keuntungan/profit perusahaan Pers. Ironis memang ketika sebuah prinsip yang harus dijunjung oleh insan Pers, dan memberikan rambu-rambu kebebasan dalam berekspresi namun juga menjadi pelindung bagi manipulasi pemberitaan tak lagi dipertimbangkan. Situasi seperti ini hendaknya menjadi sebuah ilustrasi untuk menciptakan kondisi yang baik demi keberlangsungan demokrasi yang sebenarnya.
KEBEBASAN PERS DAN ETIKA
Selasa 05-03-2013,00:00 WIB
Oleh:
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 18-08-2026,09:52 WIB
HUT RI ke-81: SKK Migas PetroChina Gelar Upacara di 2 Lokasi dan Meriahkan Karnaval Jambi
Selasa 18-08-2026,15:39 WIB
Ranking Harga TBS 22 Provinsi 10-16 Agustus 2026, Sumbar Posisi Puncak, Jambi di Peringkat 5, Ini Rinciannya
Selasa 18-08-2026,04:16 WIB
PalmCo Salurkan Rp17,1 Miliar untuk Kesehatan, UMKM, Lingkungan, dan Pemulihan Bencana
Selasa 18-08-2026,16:40 WIB
Semarak HUT RI ke-81: SKK Migas PetroChina Gelar Upacara di Dua Basecamp Sekaligus Kampanyekan Antisuap
Selasa 18-08-2026,05:43 WIB
Mentan Amran dan Daden Sukendar Bertemu, Komnas Perempuan Pastikan Polemik SPPG Sudah Clear
Terkini
Selasa 18-08-2026,22:02 WIB
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Selasa 18-08-2026,19:08 WIB
Berkat Pelatihan Ekspor BRI Peduli, PT MJEthnic Craft Indonesia dari Jayapura Angkat Budaya Lokal
Selasa 18-08-2026,18:57 WIB
Maulana Pesan Paskibraka: Jaga Masa Depan, Jauhi Narkoba
Selasa 18-08-2026,17:25 WIB
Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla, Perkuat Sinergi Penanganan Kebakaran di Jambi
Selasa 18-08-2026,17:22 WIB