Kemajuan Teknologi pun pada akhirnya memberikan sumbangsih tersendiri terhadap pelanggaran etika penyajian berita ataupun informasi. Tak dapat dipungkiri bahwa berita yang sensasional, infotainment, pornografi dan erotisme menjadi sesuatu ‘komoditas’ yang jauh lebih menguntungkan dan membantu meningkatkan rating maupun olpah dari sebuah surat kabar. Etika tidak lagi menjadi sesuatu yang harus dijadikan pertimbangan asalkan mampu meningkatkan keuntungan/profit perusahaan Pers. Ironis memang ketika sebuah prinsip yang harus dijunjung oleh insan Pers, dan memberikan rambu-rambu kebebasan dalam berekspresi namun juga menjadi pelindung bagi manipulasi pemberitaan tak lagi dipertimbangkan. Situasi seperti ini hendaknya menjadi sebuah ilustrasi untuk menciptakan kondisi yang baik demi keberlangsungan demokrasi yang sebenarnya.
KEBEBASAN PERS DAN ETIKA
Selasa 05-03-2013,00:00 WIB
Oleh:
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 04-05-2026,11:12 WIB
Harga BBM Naik Menggila! Pertamax Turbo Rp19.900, Dexlite Rp26.000 dan Pertadex Rp27.900, Berikut Daftarnya
Senin 04-05-2026,12:07 WIB
Update Harga Emas di Pegadaian Senin 4 Mei 2026, Hari Ini Stabil
Senin 04-05-2026,05:11 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Lantik 7 Pejabat Eselon I, Berikut Nama-Namanya
Senin 04-05-2026,04:35 WIB
Pengamat : Bank Jambi Memasuki Era Modernisasi dan Penguatan Sistem Perbankan
Senin 04-05-2026,06:24 WIB
Asapi Lando Norris, Kimi Antonelli Sabet Juara GP Miami 2026
Terkini
Senin 04-05-2026,20:32 WIB
Sembilan Tahun Tempati Rumah Gubuk, Tangis Haru Warga Desa Hajran di Depan Wakil Ketua BAZNAS
Senin 04-05-2026,20:16 WIB
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Ketua DPRD Sarolangun Janji Cek PT. SMM
Senin 04-05-2026,20:13 WIB
Klarifikasi Kapenrem 042/Gapu Terkait Isu Keterlibatan Oknum TNI dalam Peristiwa di Kota Jambi
Senin 04-05-2026,19:29 WIB