Minggu 29-08-2021,00:00 WIB

Gangga tidak lagi menggubris perkataan Reno, hingga kedatangan salah satu pelanggan setia Reno mengalihkan segala atensi yang ada kepada dirinya, Reza.

“What’s up Man?!” sambut Reno pada Reza dengan ajakan tos ala pria kebanyakan yang disambut Reza dengan senyuman suka cita.

“Wih…udah duluan aja lo Ren, nggak nungguin gue.” Komentar Reza melihat Reno sudah hampir menghabisi minumannnya.

“tenang aja, gue temenin.” Ujar Reno santi dengan gaya tengilnya yang disambut kekehan ringan oleh Reza.

“Yo! Gangga!” Sapa Reza kepada Gangga yang dibalas Gangga dengan anggukan dingin, tidak pernah berubah selalu sama setiap Reza menyapanya.

“Heran banget gue sama temen lo, dinginnya kulkas aja kalah!” Sewot Reza melihat Respon Gangga yang kelewat cuek. Gangga tidak merespon apapun, sibuk dengan kegiatannya dibalik meja bar. Karena tidak mendapat respon dari Gangga, Reza beralih pada Reno, Reza menatap Reno bingung, seolah ada yang kurang dari salah satu temannya ini.

“Kenapa?” Tanya Reno melihat tatapan bingung Reza padanya.

“Ciwi – ciwi lo kemana?” Tanya Reza, “Hari ini absen dulu, gue punya jadwal ama orang.” Jelas Reno yang dibalas anggukan oleh Reza, “Siapa?” Tanya Reza lagi, dan disaat yang sama orang yang ditunggu Reno sedari tadi datang.

“Yo, Rena!” Sambut Reno hangat pada seorang perempuan seksi yang datang menuju Reno. Nama Perempuan itu Rena, pakaian yang dikenakannya cukup seksi dengan gaun pendek ketat selutut tanpa lengan, walau begitu dibanding pengungjung wanita lain, Rena tampak cukup tertutup. Reno memeluk hangat Rena seolah dirinya memang sedekat itu dengan Rena, padahal pertemuan Rena dan Reno terjadi belum lama ini.

Rena menyambut hangat pelukan Reno dengan senyuman tipis, “kenalin ini sahabat gue, Reza.” Ujar Reno mengenalkan Reza, Reza mengelurukan tangan menyambut kedatangan Rena yang sangat ditunggu sahabatnya.

“Reza,” Kenal Reza,

“Rena,” Balas Rena singkat menyambut uluran tangan Reza.

Reza merangkul pundak Rena, dan menunjuk Gangga yang tengah bekerja, “Yang itu juga bakal jadi rekan kerja kita ke depannya, namanya Gangga.” Ujar Reno, “Orangnya agak dingin gitu, jadi maklum aja kalo dianya cuek banget, tapi kalo kerja on top pokoknya.” Lanjut Reno semangat yang dibalas Rena dengan anggukan mengerti.

***

Rena menatap Gangga penuh minat, niatnya menjalin kerja sama dengan laki – laki seperti Reno hanya sebab Gangga bersama Reno. Rena bukanlah mantan kekasih Gangga seperti yang kalian bayangkan, Rena dan Gangga memiliki hubungan yang cukup rumit dan sayangnya hubungan itu hanya disadari oleh Rena seorang diri. Gangga tidak akan pernah sadar mengenai kehadiran Rena dan suatu saat nanti jika Gangga menyadari kehadirannya, semuanya sudah terlambat. Memikirkannya membuat Rena tersenyum culas.

Rena bukanlah wanita pendendam, sehingga tidak perlu susah – susah untuk menyimpulkan bahwa Rena datang kekehidupan Gangga hanya untuk membalas dendam. Rena hanya menuntut suatu penjelasan yang hingga kini tidak pernah ia ketahui, dan satu – satunya orang yang bisa menjawab segala kebingungan dan pertanyaanya hanyalah Gangga.

Tags :
Kategori :

Terkait