Presiden Prabowo Mendadak Berkunjung ke Senen, Tangis Haru dan Harapan Warga Pecah di Bantaran Rel
Presiden Prabowo Subianto menyapa masyarakat di pemukiman padat penduduk Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Maret 2026.--
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Di tengah aktivitas sore pada, Kamis, 26 Maret 2026, yang berjalan seperti biasa, tak ada yang menyangka momen berbeda akan terjadi.
Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba hadir di tengah pemukiman padat warga di Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, dalam sebuah momen yang tak pernah dibayangkan sebelumnya oleh warga.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran Lancar, 327.000 Penumpang dan 89.000 Kendaraan Kembali ke Jawa dari Sumatera
Tidak ada yang menyadari apa yang akan terjadi, hingga Presiden turun dari kendaraan dan mulai menyapa warga. Dalam hitungan detik, suasana haru dan tak percaya bercampur menjadi satu menyelimuti permukiman tersebut.
Warga dari berbagai kalangan mulai dari orang dewasa hingga anak-anak berlarian menghampiri Presiden. Mereka tampak antusias untuk sekadar melihat dari dekat, berjabat tangan, hingga menyampaikan harapan secara langsung.
BACA JUGA:60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera, Arus Balik Lebaran Terkendali
Salah satu warga, Nur Hanifah, mengaku terharu bisa bertemu langsung dengan Presiden. Ia bahkan meninggalkan aktivitas memasaknya di dapur untuk keluar rumah dan bersalaman dengan Presiden.
“Tadi lagi masak kita di dapur jadi buru-buru keluar, ada Bapak Presiden, Bapak Presiden. Wah bapak saya, bapak ganteng, pas keluar cium tangan,” tuturnya penuh antusias.
BACA JUGA:Argentina Taklukkan Mauritania 2-1, Enzo Fernandez dan Nico Paz Cetak Gol
Dalam kesempatan tersebut, Nur Hanifah juga menyampaikan harapannya kepada Presiden agar bantuan dari pemerintah terus berjalan. Senada, warga lainnya, Yana turut berharap program bantuan sosial seperti PKH dapat terus berlanjut, serta dukungan bagi anak-anak seperti program makan bergizi gratis (MBG) tetap diberikan.
“MBG, pokoknya biar anak sekolah itu bisa gini lagi lah, karena kita kan orang sini kan mayoritasnya pada di bawah garis itu lah ya. Biar berlanjut terus lah gitu, kalau pun ibu rumah tangga nih saya, ya buat anak-anak sekolah gitu,” kata Bu Yana.
BACA JUGA:Sempat Unggul, Inggris Ditahan Imbang Uruguay 1-1 di Wembley
Cerita haru juga datang dari Wawan, seorang pengamen badut, yang mengaku nyaris tak kuasa menahan emosi saat melihat langsung kedatangan Presiden di kawasan pemukimannya. “Terharu lah, hampir mau nangis dengarnya. Orang baru pertama kali ini datang ke sini, kayaknya gimana gitu senang hati,” ucap Wawan.
Sementara itu, Cono, seorang pemulung yang juga merupakan warga di daerah tersebut mengaku sempat berbincang langsung dengan Presiden. Ia mengingat momen tersebut sebagai kejadian yang spontan dan tak terduga. “Ya kaget bu, spontanitas kan,” cerita Cono.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




