KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

Tekan Harga, Daging Murah Rp110 Ribu di Kota Jambi Langsung Diserbu Warga

Tekan Harga, Daging Murah Rp110 Ribu di Kota Jambi Langsung Diserbu Warga

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Boy Evridal Asri, -Ist-

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Kenaikan harga daging segar di pasar tradisional membuat masyarakat mulai resah. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Jambi langsung bergerak cepat dengan menggelar pasar murah di kawasan Tugu Keris Siginjai Sakti, Rabu (18/3).

BACA JUGA:Seorang Warga di Kabupaten Batang Hari Tewas Dililit Ular Piton

Dalam pasar murah tersebut, berbagai kebutuhan pokok disediakan, mulai dari daging beku, beras hingga minyak goreng. Namun yang paling diburu warga adalah daging beku dengan harga hanya Rp110 ribu per kilogram, jauh di bawah harga pasaran yang kini tembus Rp140 ribu untuk daging beku.

BACA JUGA:Dua Bus Bertabrakan di Jalan Lintas Jambi - Bungo Tak Ada Korban Jiwa

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Boy Evridal Asri, mengatakan pasar murah ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam menekan dampak lonjakan harga menjelang Idul Fitri.

“Harga daging, baik segar maupun beku, memang sedang naik cukup tinggi. Karena itu kita hadirkan pasar murah untuk membantu masyarakat,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Program ini juga merupakan arahan langsung dari Maulana agar pemerintah hadir di tengah masyarakat saat harga kebutuhan pokok melonjak.

Antusiasme warga pun tak terbendung. Baru dibuka, sebanyak 50 kilogram daging beku langsung habis diserbu pembeli.

“Pagi tadi kita jual 50 kilogram, dan semuanya langsung habis,” jelas Boy.

Pemkot Jambi memastikan akan menambah stok jika permintaan terus tinggi, bahkan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga pasokan tetap aman.

Sementara itu, warga yang datang mengaku sangat terbantu. Nando, salah seorang pembeli, menyebut harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibanding pasar.

“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi jelang Lebaran. Bisa buat rendang dan dendeng di rumah,” katanya.

Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan Hari Raya tanpa harus terbebani harga yang kian melonjak. (hfz)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: