Sentil OPD, Bupati M. Syukur: Jangan Copy-Paste Anggaran, Dengarkan Suara Masyarakat
Sentil OPD, Bupati M. Syukur: Jangan Copy-Paste Anggaran, Dengarkan Suara Masyarakat --
BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Bupati Merangin, M. Syukur, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Depati Payung, Bappeda Kabupaten Merangin, Selasa (4/3).
Didampingi Wakil Bupati A. Khafidh dan unsur Forkopimda, Musrenbang kali ini mengusung tema: "Memantapkan Infrastruktur, Pemberdayaan Masyarakat, dan Penguatan Ekonomi Berbasis Potensi Daerah serta Kearifan Lokal."
BACA JUGA:Dugaan Korupsi Pengadaan Jasa Outsourching, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka Tunggal
Acara ini dihadiri oleh para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Merangin, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Turut hadir perwakilan Bappeda Provinsi Jambi yang diwakili Kabid PSDA, Dr. Ahmad Subhan, serta jajaran kepala Bappeda dari kabupaten tetangga seperti Bungo, Sarolangun, Tebo, dan Kerinci.
BACA JUGA:Peduli Masyarakat, Bumdesma Lkd Teras Mandiri Kecamatan Muara Bulian Salurkan Bansos Gratis
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur mengingatkan agar penyusunan anggaran tidak dilakukan secara formalitas atau sekadar "copy-paste" dari tahun sebelumnya. Ia menegaskan pentingnya mengambil data otentik dari tingkat desa hingga kecamatan.
BACA JUGA:Pengajian Bahagia untuk Satukan Majelis Taklim
"Menyusun perencanaan itu harus dari desa, dari dasar. Ambil masukan dari tokoh masyarakat. Kita harus menghargai pemikiran warga dusun karena banyak ide cemerlang lahir dari sana demi kemajuan daerah," ujar Bupati.
Musrenbang, lanjutnya, adalah tolok ukur sekaligus fondasi pembangunan. "Kalau dari awal perencanaannya sudah salah, maka ke depan langkah kita akan berat," tambahnya.
BACA JUGA:Hujan dan Angin Kencang Picu Gangguan, Listrik di Kenali Asam Berulang Kali Padam
Bupati juga memaparkan keberhasilan peningkatan infrastruktur jalan. Jika pada 2024 pembangunan jalan hanya mencapai kisaran 8 km, di tahun 2025 angka tersebut melonjak signifikan hingga 18,96 km meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
Saat ini, salah satu target ambisius yang disampaikan adalah perubahan Jalur 3 menjadi Jalur 2 yang didanai murni oleh APBN.
BACA JUGA:Rumah Quran Mehrunnisah Berbagi Ta'jil di Bulan Ramadan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




