KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

Perkuat Infrastruktur 2027, Wabup A. Khafidh: Usulan dari Desa Harus Dikawal

Perkuat Infrastruktur 2027, Wabup A. Khafidh: Usulan dari Desa Harus Dikawal

Perkuat Infrastruktur 2027, Wabup A. Khafidh, Usulan dari Desa Harus Dikawal--

BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menggelar Forum Perangkat Daerah Bidang Infrastruktur tahun 2026 guna menyusun Rencana Kerja (Renja) tahun anggaran 2027.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Sapta Taruna Dinas PUPR Kabupaten Merangin ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, didampingi Sekretaris Daerah, Zulhifni, Senin (23/02).

BACA JUGA:TMMD ke 127 Kodim 0415/Jambi, Personel Satgas Tetap Jaga Ibadah di Bulan Suci Ramadhan

Forum ini mengusung tema "Meningkatkan Infrastruktur Pemberdayaan Masyarakat dan Penguatan Ekonomi Berbasis Potensi Daerah dan Kearifan Lokal."

Kepala Dinas PUPR Merangin, Risdiansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa forum ini merupakan amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. 

BACA JUGA:Komisi IX DPR RI Tinjau Kesiapan Layanan KJSU dan KRIS di RSUD Raden Mattaher Jambi, Beri Penilaian Baik

Tujuannya adalah untuk menyelaraskan usulan masyarakat hasil Musrenbang di 24 kecamatan dengan program kerja teknis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

BACA JUGA:Menuju Pelayanan Hukum Lebih Berkualitas, Kanwil Kemenkum Jambi ikuti Diseminasi Pedoman Pelaksanaan SPAK

"Ini adalah wadah penyaringan aspirasi untuk menyempurnakan rancangan kebijakan Renja Bidang Infrastruktur. Kami mempertajam indikator kinerja serta menyesuaikan pendanaan berdasarkan pagu indikatif yang ada," ujar Risdiansyah.

Ia juga menambahkan bahwa dalam forum ini dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan antara perwakilan kecamatan dan OPD. 

"Baru delapan kecamatan yang menyerahkan laporan lengkap. Kami minta sisanya diselesaikan hari ini agar bisa dibawa ke forum lintas kabupaten," tegasnya.

BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Senin 23 Februari 2026, Naik Rp16.000 Jadi Rp3,028 juta per gram

Dalam sambutannya, Wakil Bupati A. Khafidh menyoroti tantangan pembiayaan pembangunan yang saat ini sedang mengalami keterbatasan. 

Ia meminta seluruh OPD, khususnya bidang infrastruktur dan sumber daya air, untuk belajar dari evaluasi tahun 2025 agar kinerja lebih maksimal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait