Dongkrak PAD, Tanjabtim Bidik Retribusi Labuh Tambat
Kepala Dishub Tanjabtim, Taufik Hidayat,-Ist-
MUARASABAK, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanjabtim terus mencari terobosan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah yang kini digencarkan adalah optimalisasi penarikan retribusi dari sektor transportasi air yang dinilai memiliki potensi cukup besar.
BACA JUGA:Sidak Dinkes, Sekda Sarolangun Tegaskan Penegakan Disiplin ASN dan PPPK
Kepala Dishub Tanjabtim, Taufik Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang menjajaki berbagai sumber retribusi yang berpeluang memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah. Dari sejumlah sektor yang ada, retribusi labuh tambat bagi kendaraan angkutan air menjadi fokus utama.
BACA JUGA:Breaking News , Tiga Bangunan di Beringin Hangus Terbakar.
"Sektor yang sedang kami fokuskan adalah retribusi labuh tambat bagi kendaraan angkutan air yang beroperasi dan berlabuh di bawah pengawasan Dishub Tanjabtim," ujar Taufik.
Meski memiliki potensi, Taufik mengakui bahwa pelaksanaan penarikan retribusi labuh tambat tersebut hingga kini masih belum berjalan maksimal. Oleh karena itu, Dishub berkomitmen melakukan pembenahan dan penguatan sistem secara bertahap agar potensi pendapatan daerah dapat digarap lebih optimal ke depan.
"Kita akan mengoptimalkan penarikan retribusi daerah, sehingga PAD kita bisa meningkat," sebutnya.
Tidak hanya sektor labuh tambat, Dishub Tanjabtim juga telah mengidentifikasi sejumlah potensi retribusi lainnya di bidang transportasi yang masih dalam tahap kajian. Seluruh upaya tersebut, lanjut Taufik, akan dijalankan dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Potensi PAD yang selama ini belum tergarap akan kami kelola secara bertahap dan terukur," jelasnya.
Ia menegaskan, keberhasilan peningkatan PAD tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan dukungan serta sinergi dengan perangkat daerah dan instansi terkait agar program yang dijalankan dapat berjalan maksimal.
"Kolaborasi lintas instansi sangat penting. Tanpa koordinasi yang baik, upaya ini tidak akan berjalan maksimal. Untuk itu, kami berharap dukungan dari semua pihak," pungkasnya.(lan)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



