DISWAY BARU

Pipa Gas Meledak di Inhil, Jalintim Ditutup Sementara

Pipa Gas Meledak di Inhil, Jalintim Ditutup Sementara

Foto ilustrasi jalan--

TEMBILAHAN, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Pipa gas milik Perusahaan Gas Nasional (PGN) dilaporkan meledak dan terbakar di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (2/1/2026). Akibat kejadian tersebut, warga yang bermukim di sekitar lokasi diminta untuk segera mengungsi demi keselamatan.

Camat Kemuning, Raja Nurliatin, seperti dikutip dari riaupos.co, mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi warga serta mendirikan posko pengungsian di lokasi yang dinilai aman.

BACA JUGA:Dukung Kelancaran Libur Nataru 2025/2026, Hutama Karya Siap Berikan Discount Tarif Tol di JTTS

"Warga di sekitar jalur pipa gas sudah kami minta untuk mengungsi. Saat ini kami juga telah menyiapkan posko pengungsian," ujar Raja Nurliatin saat dikonfirmasi Riaupos.co melalui sambungan telepon seluler.

Terkait penyebab pasti ledakan pipa gas milik negara tersebut, Raja Nurliatin mengaku pihaknya belum menerima informasi lengkap. Namun, berdasarkan laporan awal di lapangan, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

BACA JUGA:Gaji ASN Sungai Penuh Terlambat Cair, 14 OPD Terdampak

"Kronologis pastinya belum kami ketahui. Informasi awal yang kami terima, api mulai muncul sekitar jam empat sore," jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, arus lalu lintas di sekitar Desa Batu Ampar mengalami kemacetan cukup panjang, mengingat lokasi kejadian berada tidak jauh dari Jalan Lintas Timur yang merupakan jalur utama penghubung antardaerah.

"Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada Bapak Bupati dan Ibu Bupati. 

Selain itu, instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, BPBD, serta Dinas Pemadam Kebakaran juga telah kami hubungi. Untuk Jalan Lintas Timur saat ini terjadi kemacetan,"tutupnya.

BACA JUGA:Bupati Bungo Nonaktifkan Datuk Rio Rantau Pandan

Kapolsek Kemuning Kompol M Simanungkalit SH MH menegaskan, jalan Lintas Timur ditutup sementara waktu. Penutupan jalan dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan dari kebakaran pipa gas tersebut.

“Jalan Lintas Timur kami tutup sementara. Kami juga menetapkan radius aman antara 500 meter hingga 1 kilometer dari lokasi pipa gas yang terbakar. Masyarakat dilarang mendekat ke area kejadian," tegas Kapolsek Kemuning.

Akibat penutupan tersebut, arus lalu lintas di sekitar Desa Batu Ampar mengalami kemacetan cukup panjang. Aparat kepolisian bersama instansi terkait melakukan pengamanan lokasi serta pengaturan lalu lintas di sekitar area terdampak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: