H M Syukur Gerak Capat, Tim Terpadu Awasi Hiburan Malam, Ditemukan Miras dan Belum Punya Sertifikat Laik Sehat
H M Syukur Gerak Capat, Tim Terpadu Awasi Hiburan Malam, Ditemukan Miras dan Belum Punya Sertifikat Laik Sehat--
BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID-Bupati Merangin H M Syukur gerak cepat, menanggapi laporan masyarakat jelang perayaan tahun baru 2026. Malam itu juga, bupati langsung mengintruksikan Tim Pengawasan Terpadu, untuk mengawasi aktivitas hiburan malam, Rabu malam (24/12).
Tim Pengawasan Terpadu yang dipimpin Asisten I Setda Merangin Sukoso tersebut, menyisiri sebanyak 17 tempat usaha, terdiri dari 15 tempat karaoke dan dua tempat panti pijat, di sepanjang jalan tiga jalur Desa Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan dan Bangko.
BACA JUGA:Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Kembali Rotasi dan Mutasi 187 Perwira Tinggi, Ini Nama-Namanya
‘’Kita langsung turun, awasi 15 tempat karaoke, sebanyak tujuh tempat karaoke di Kecamatan Bangko dan delapan tempat karaoke di Kecamatan Nalo Tantan. Kita juga melakukan pengawasan di dua tempat panti pijat, Rembulan dan Pelangi,’’ujar Sukoso.
BACA JUGA:Komitmen BWSS VI Jambi dan PT WIKA, Normalisasi Sungai Batang Merao Tekan Banjir
Tujuh tempat karaoke yang diawasi di Kecamatan Bangko itu jelas Sukoso, Karaoke Makdo, KR, Bestarsari, Queen, DN, YSL, JN. Karaoke di Kecamatan Nalo Tantan yang diawasi, Karaoke Melan, Mamer, Angkasa, Mr X, MJ Family, Dinasti, Merpati dan Dina.
BACA JUGA:Pastikan Ibadah Natal Aman, Bupati Hurmin dan Kapolres Sarolangun Naik Motor Kunjungi Gereja
Dari pengawasan yang dilakukan itu jelas Sukoso, Tim Terpadu menemukan miras dalam kemasan botol di empat tempat karaoke dan semua tempat hiburan malam tersebut, sama sekali belum mempunyai sertifikat laik sehat.
‘’Jadi saat itu juga Tim Terpadu yang dari Dinas Kesehatan Merangin langsung memberikan sosialisasi di tempat hiburan tersebut, sehingga mereka memahami pentingnya fasilitas laik sehat itu,’’terang Sukoso.
Selain itu lanjut Sukoso pada malam itu berdasarkan temuan Tim Terpadu dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Merangin, masih banyak pengelola usaha yang punya izin, belum membayar pajak.
BACA JUGA:Update Harga Emas di Pegadaian Kamis 25 Desember 2025, Hari Kompak Harganya Melonjak
Berdasarkan berbagai temuan dari pengawasan itu tegas Sukoso, nanti para pemilik tempat usaha akan dipanggil, untuk dilakukan pembinaan. Pengawasan tempat hiburan malam itu akan terus berlanjut, terlebih dalam menghadapi tahun baru 2026.
Tim Pengawasan Terpadu yang turun tersebut, Dinas PTSPTK sebanyak 12 orang, Satpol-PP sebanyak12 orang, Dinas LH sebanyak dua orang, Dinas Kesehatan enam orang, Dinas Parpora sembilan orang, BPPRD satu orang, Camat Nalo Tantan dan anggota delapan orang, dan Kelurahan Pematang Kandis satu orang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



