DISWAY BARU

Puncak Arus Mudik Natal, Pelabuhan Bakauheni Alami Lonjakan

Puncak Arus Mudik Natal, Pelabuhan Bakauheni Alami Lonjakan

Suasana arus lalu-lintas di area Pelabuhan Bakauheni, Lampung pada puncak arus mudik libur Natal 2025 dan tahun baru 2026. ANTARA/Riadi Gunawan--

LAMPUNG, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Aktivitas pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Merak, Banten, mengalami lonjakan volume kendaraan pada puncak arus mudik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba di Lampung Selatan, Rabu mengatakan, berdasarkan data 12 dari posko angkutan Nataru pihaknya mencatat sebanyak 3.674 kendaraan pemudik melakukan penyeberangan menuju Pelabuhan Merak Banten.

BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Rabu 24 Desember 2025, Naik Rp29.000 jadi Rp2,59 juta/gram

“Data 12 jam tercatat sebanyak 3.674 kendaraan yang terdiri dari roda empat 1.601, truk 1.656, bus 172 dan roda dua 245 unit,” katanya dikutip dari Antara.

BACA JUGA:Bupati M. Syukur Soroti Gaya Hidup ASN, TPP di Evaluasi, Camat Wajib Tinggal di Rumah Dinas

Sementara itu, kata dia jumlah penumpang pejalan kaki dan di dalam kendaraan yang melakukan perjalanan laut menuju pulau Jawa sebanyak 14,907 orang.

“Penumpang pejalan kaki 902, penumpang di dalam kendaraan 14.005 orang,” ujar dia.

Ia menjelaskan, meski terdapat lonjakan, pihaknya memastikan tidak ada penumpukan kendaraan di area kantong parkir ataupun di pintu masuk pelabuhan.

BACA JUGA:Anak Petani Raih Gelar Magister Summa Cumlaude di UNY, Tempuh Perjuangan Panjang Penuh Pengorbanan

Oleh karena itu, ASDP cabang Bakauheni telah menyiagakan ratusan petugas gabungan untuk menghadapi apabila terjadi penumpukan kendaraan.

Menurutnya, selain dengan kesiapan menghadapi lonjakan pengguna jasa penyeberangan selama masa angkutan Nataru, pihak ASDP juga telah menyiapkan seluruh kebutuhan operasional secara matang.

BACA JUGA:Pengurus KONI Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2025–2029 Dilantik

Oleh sebab itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat yang akan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Merak Banten untuk dapat memahami kondisi cuaca ekstrim yang sedang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: