Ternyata! Kerinci Penyumbang Inflasi Terbesar, Pemprov Minta Pemkab Tak Diam
Sekda Sudirman -Ist-
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID— Pemerintah Provinsi Jambi menyoroti tingginya angka inflasi di kabupaten Kerinci yang mencapai 5,77 persen. Daerah barat Jambi itu menjadi penyumbang terbesar inflasi di provinsi Jambi.
Pemprov meminta pemkab merespons itu agar tidak terus menekan daya beli masyarakat.
BACA JUGA:Siap-Siap! Dibuka Seleksi PPG 2025, Berikut Syarat-Syaratnya
“Inflasi Provinsi Jambi memang masih cukup tinggi, terutama di kabupaten Kerinci yang mencapai 5,77 persen. Itu di atas rata-rata nasional yang hanya 3,5 persen,” ujar Sekda Sudirman.
Ia menjelaskan, inflasi di Jambi didominasi oleh kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama komoditas cabai. Karena itu, pemerintah daerah diminta melakukan langkah cepat berupa intervensi harga.
“Sudah ada arahan dari Pak Gubernur untuk melakukan intervensi melalui dinas terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ketika harga naik tajam, pemerintah harus hadir,” tegasnya.
Sudirman menilai, masih tingginya inflasi di beberapa daerah menunjukkan perlunya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
“Kalau misalnya Kerinci sekarang tinggi, maka pemerintah kabupatennya tidak boleh diam. Harus ada reaksi, intervensi, dan karya nyata agar inflasi bisa ditekan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar kebijakan pengendalian inflasi berjalan efektif, terutama menghadapi fluktuasi harga menjelang akhir tahun.
“Kondisi ekonomi saat ini tidak mudah. Pemerintah daerah harus tanggap, karena inflasi ini langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Adapun dari data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru Provinsi Jambi tercatat sebagai salah satu dari sepuluh provinsi dengan tingkat inflasi tertinggi secara nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



