DISWAY BARU

Museum Siginjei Hidupkan Semangat Budaya Lewat Lomba Bakiak

Museum Siginjei Hidupkan Semangat Budaya Lewat Lomba Bakiak

Suasana saat lomba yang diikuti oleh pelajar SMP--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Suasana meriah menyelimuti halaman Museum Siginjei Jambi pada Selasa, 12 Agustus 2025. Sebanyak 250 pelajar dari 30 SLTP sederajat se-Kota Jambi, beserta guru pendamping masing-masing, berkumpul untuk mengikuti Lomba Permainan Tradisional Bakiak.

Kegiatan ini mengusung tema “Museum di Hatiku, Lestari Budayaku”, sebagai upaya melestarikan permainan rakyat sekaligus mempererat tali persaudaraan antar pelajar.

BACA JUGA:Diduga Marak Beras Oplosan, Stok Beras Medium Langka di Muaro Jambi

Lomba bakiak, permainan berkelompok yang menuntut kekompakan dan kerja sama tim, menjadi pilihan Museum Siginjei karena sarat nilai kebersamaan, sportivitas, dan kegembiraan. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan misi museum untuk memperkenalkan kembali warisan budaya daerah kepada para pelajar, tidak hanya melalui pameran benda bersejarah, tetapi juga lewat pengalaman langsung.

BACA JUGA:Puting Beliung dan Hujan Es Hantam Kuala Tungkal, Listrik Padam, Rumah Banyak yang Rusak


Penyerahan hadiah kepada pemenang lomba--

Kepala Museum Siginjei Jambi, melalui Kasi Bimbingan dan Publikasi, Haristo Ariguna menyampaikan bahwa permainan tradisional seperti bakiak memiliki nilai edukatif yang tinggi.

BACA JUGA:BRI Buka Rekrutmen BFLP 2025: Level Up Karier Kamu, Sesuai Passion!

“Bakiak bukan sekadar permainan, tetapi media pembelajaran untuk melatih koordinasi, komunikasi, dan kekompakan. Kami ingin anak-anak mengenal dan mencintai warisan budaya bangsa sejak dini,” ujarnya.

BACA JUGA: Bukan Rp10.000/Liter, BBM Pertalite Sudah Turun, Harga Asli Pertalite Jadi Segini Per Selasa 12 Agustus 2025


Peserta lomba senam bersama sebelum dimulainya lomba--

Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan Museum Siginjei, sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian budaya tradisional di tengah gempuran permainan modern. “Kami akan terus menghadirkan kegiatan kreatif yang menghubungkan anak muda dengan budaya daerah. Harapannya, permainan tradisional tetap hidup dan dicintai lintas generasi,” imbuh Haristo.

Dengan terselenggaranya lomba ini, Museum Siginjei Jambi membuktikan bahwa museum bukan hanya tempat menyimpan koleksi bersejarah, tetapi juga ruang yang hidup untuk berinteraksi, belajar, dan merasakan langsung kekayaan budaya bangsa. Kepada para pemenang diberikan hadiah berupa uang tunai dan piagam penghargaan


Foto bersama usai penyerahan hadiah kepada pemenang--

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: