Nekat Lewati Tali Jembatan Gantung,Perjuangan Guru SD di Merangin Demi Mengajar
Tangkapan layar tenaga pendidik setempat melintasi jembatan gantung, Limbur, Pamenang Barat, Merang, Jambi, yang tidak memiliki lantai jembatan karena sedang proses perbaikan, Rabu (14/5/2025). ANTARA/Tuyani--
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID –Sungguh sangat miris! Rombongan guru SDN 117, Desa Simpang Limbur, Kabupaten Merangin nekat menerobos jembatan gantung yang tidak memiliki lantai jembatan.
Aksi itu viral di media sosial. Jembatan gantung ini merupakan satu-satunya akses mobilitas antara dua desa, baik untuk pergi sekolah maupun masyarakat.
Salah seorang guru Indriyanti mengatakan, Pemerintah Desa Limbur memang sudah menyediakan jalan alternatif, namun, jarak tempuh jalan alternatif itu cukup jauh, sehingga mereka takut terlambat tiba di sekolah.
Sargawi, Plt. Kades Limbur, menjelaskan sudah sepekan ini pengerjaan jembatan gantung Desa Limbur itu dilakukan hingga tengah malam. Tujuannya agar jembatan cepat jadi dan cepat bisa dilalui masyarakat.
BACA JUGA: Usai Libur Panjang, Harga BBM Pertalite Turun, Harganya Tidak Lagi Rp 10.000 Per Liter, Tapi Segini
BACA JUGA:Antrean BBM Solar di SPBU di Jambi Semakin Parah, Begini Kata Pertamina
Diakui Sargawi, jembatan gantung Desa Limbur itu tadinya aset Pemkab Merangin. Melalui Dinas PUPR Merangin kades minta agar jembatan itu dihibahkan ke desa, sehingga desa yang mengurusnya.
‘’Hibah itu sudah dilakukan dengan surat resmi, makanya kami akan merawat jembatan yang menjadi ‘urat nadi’ perekonomian masyarakat kami ini dengan sebaik mungkin dan perbaikannya secepat mungkin bisa rampung,’’ kata Sargawi seperti dikutip darri Antara.
BACA JUGA:BREAKINGNEWS! Musprov KONI Jambi Dinyatakan Deadlock, KONI Pusat Ambil Alih Proses Pemilihan Ketua
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Merangin, menegaskan bahwa jembatan gantung di Desa Limbur, Pamenang Barat, masih dalam proses perbaikan sehingga masyarakat tidak boleh memaksakan diri melintasi jembatan itu.
Bupati Merangin M Syukur dalam keterangan tertulis yang diterima di Jambi, Rabu, meminta masyarakat agar bersabar dan tidak ada lagi yang melewati jembatan tersebut selama masih dalam proses perbaikan
Pemkab Merangin melalui Pemerintahan Desa Limbur dari awal telah menyediakan jalan alternatif yang bisa dilalui selama proses perbaikan jembatan gantung.
Lantai jembatan yang sudah rusak itu, kata Bupati, sengaja dilepas dan akan diganti lantai yang baru.
BACA JUGA:Tak Terima Ditilang, Oknum Pejabat Kerinci Ngamuk Depan Polisi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



