Pengunjung Tama Rimba Zoo Meningkat Jadi 300 Orang Perhari, Sejak Ada 2 Satwa Baru
MULAI RAMAI: Pengunjung Taman Rimba Zoo sengaja menyempatkan waktu melihat singa Afrika dan harimau Benggala, penghuni baru kebun binatang Jambi. FOTO: ANDRI/JE--
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Kehadiran dua satwa baru di Kebun Binatang Taman Rimba Jambi, yakni, Singa Afrika Putih bernama Mara Pijoan dan Harimau Benggala Putih bernama Aden Jelatang, mulai menunjukkan dampak positif terhadap jumlah kunjungan.
Seperti sepekan pasca dibuka, kunjungan di hari biasa tercatat meningkat menjadi 300 orang dari biasanya sekitar 150.
BACA JUGA:Cek Harga Beras di Daerah, Satgas Turun ke 6 Kabupaten, Ini DaftarKabupatennya
Kepala UPTD Taman Rimba Dinas TPHP Provinsi Jambi Raden Wawan, mengungkapkan bahwa sejak diluncurkan secara resmi pada Rabu (15/10) lalu, telah terjadi perubahan positif dalam jumlah pengunjung harian.
"Alhamdulillah, yang biasanya hanya 150 pengunjung (di hari biasa), ini sudah ada 300 pengunjung sehari. Harapan saya, Insya Allah ke depan akan lebih meningkat lagi," jelas Raden Wawan kepada Jambi Ekspres.
BACA JUGA:Pertemuan Perdana, Sekjen ATR/BPN Harapkan Peran Penyidik PNS dalam Penegakan Hukum Internal
Menurutnya, pihak pengelola Taman Rimba Zoo secara aktif mengundang masyarakat Provinsi Jambi untuk datang dan melihat langsung koleksi satwa langka tersebut. Menurut Wawan, kehadiran singa dan harimau putih ini menjadi yang pertama kali di Jambi dan memiliki nilai edukasi tinggi bagi masyarakat, khususnya pelajar.
Dikatakan Wawan, Meski ada penambahan satwa primadona, Wawan menegaskan bahwa manajemen tidak menaikkan harga tiket masuk. Hal ini dilakukan agar kebun binatang tetap terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
"Untuk kenaikan tiket dan harga, itu kita tidak ada perubahan. Kita masih mengikuti Perda nomor 5 tahun 2024," tegasnya.
Adapun rincian harga tiket masuk Taman Rimba Jambi yakni Rp13 Ribu sudah termasuk asuransi untuk hari biasa. Lalu akhir pekan Rp 15 ribu. Sementara untuk anak-anak hari Biasa dengan tarif Rp8 ribu termasuk asuransi.
Pihaknya, kata Wawan optimistis untuk melebihi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan. Ia mengakui bahwa kondisi ekonomi dan recousing anggaran pemerintah sempat mempengaruhi daya beli masyarakat, yang berimbas pada penurunan pengunjung. Namun, dengan adanya satwa baru ini, ia optimis masyarakat akan lebih antusias untuk berkunjung.
BACA JUGA:Kadis LH Sungai Penuh Dipanggil, Polres Usut Dugaan Korupsi Pengelolaan TPAS di RPT
Sebagai strategi tambahan, pihak Taman Rimba akan bekerja sama dengan pemerintah kota dan provinsi untuk mempromosikan nilai edukasi kebun binatang ke dunia pendidikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



