KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

Demo Day Perintisan Wirausaha Muda Berbasis Limbah Kelapa Sawit di Provinsi Jambi

Demo Day Perintisan Wirausaha Muda Berbasis Limbah Kelapa Sawit di Provinsi Jambi

Demo Day Perintisan Wirausaha Muda Berbasis Limbah Kelapa Sawit di Provinsi Jambi-Ist-

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Fakultas Pertanian Universitas JAMBI menjadi saksi terselenggaranya Demo Day Perintisan Wirausaha Muda Berbasis Limbah Kelapa Sawit di Provinsi JAMBI, sebuah acara puncak dari rangkaian program yang bertujuan melahirkan Wirausaha muda kreatif dalam pengolahan limbah Sawit. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Program Studi Agribisnis Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Program Studi Agribisnis Universitas JAMBI (UNJA).

BACA JUGA:Harga Sembako Turun, Cabai Rawit Turun Jadi Rp42.548/KG, Bawang Merah Rp43.973/KG

Acara ini dihadiri oleh tim pelaksana kegiatan dari Prodi Agribisnis UNS, jajaran Dekanat Fakultas Pertanian UNJA, para ketua jurusan dan ketua prodi di lingkungan Fakultas Pertanian UNJA, dosen dan mahasiswa baru Prodi Agribisnis UNJA. Kehadiran para akademisi dan praktisi menandai kuatnya komitmen bersama dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi dan keberlanjutan.


Demo Day Perintisan Wirausaha Muda Berbasis Limbah Kelapa Sawit di Provinsi Jambi-Ist-

BACA JUGA:Resiliensi Perbankan Kuat Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

 Acara dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Dr. Ir. Ardiyaningsih Puji Lestari, M.P., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya mengarahkan mahasiswa pada kewirausahaan berbasis sumber daya lokal.

 “Kami sangat mengapresiasi program ini, karena mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa sekaligus mengajarkan nilai keberlanjutan. Limbah sawit yang selama ini dianggap masalah lingkungan, ternyata dapat menjadi sumber inovasi dan peluang bisnis yang menjanjikan,” ungkap Ardiyaningsih.


Demo Day Perintisan Wirausaha Muda Berbasis Limbah Kelapa Sawit di Provinsi Jambi-Ist-

Ketua Kegiatan, Dr. Nuning Setyowati, S.P., M.Sc., menekankan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dukungan kampus dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia usaha.

 “Melalui program perintisan ini, kami ingin membekali mahasiswa tidak hanya dengan ilmu akademis, tetapi juga keterampilan praktis dalam menciptakan produk dan mengelola bisnis. Harapannya, mereka bisa menjadi pionir dalam wirausaha berbasis agroindustri yang ramah lingkungan,” jelas Nuning Setyowati.

Sementara itu, Helmi Muhansyah selaku Kepala Divisi UMKM BPDP juga menegaskan dukungan lembaganya dalam upaya melahirkan wirausaha muda berbasis kelapa sawit.

 “BPDP berkomitmen mendukung lahirnya wirausaha muda yang mampu mengoptimalkan potensi sawit Indonesia. Produk-produk yang dihasilkan peserta hari ini menunjukkan bahwa limbah sawit dapat menjadi sumber inovasi yang luar biasa, mulai dari produk kecantikan, energi terbarukan, hingga bahan pangan,” ujarnya.

Dalam Demo Day ini, peserta menampilkan berbagai prototype produk inovatif berbahan baku limbah kelapa sawit, di antaranya scrub kecantikan alami, paper bag ramah lingkungan, gula merah sawit, briket energi terbarukan, serta media tanam organik. Produk-produk tersebut menjadi bukti nyata bahwa limbah sawit memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. Tidak hanya membantu mengurangi permasalahan lingkungan, tetapi juga membuka peluang bisnis baru yang menjanjikan bagi wirausaha muda.

Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang kompetisi wirausaha muda. Juara pertama diraih oleh kelompok Savara dengan produk paper bag dan hair mask, disusul kelompok Sentalara di posisi kedua dengan produk scrub, dan kelompok Gula Palma sebagai juara ketiga dengan produk gula merah sawit. Para pemenang mendapatkan apresiasi berupa penghargaan dan dukungan untuk pengembangan usaha mereka lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait