Menjadi Delegasi Perwakilan Jambi, Mahasiswa UIN SUTHA Ikut Ekspedisi Nusantara

Menjadi Delegasi Perwakilan Jambi, Mahasiswa UIN SUTHA Ikut Ekspedisi Nusantara

--

Penulis : Restu Septya Ningrum dan M.Rizky Ramadhan

Mahasiswa Fakultas Dakwah UIN STS Jambi

 Menjadi mahasiswa berarti memiliki kesempatan besar untuk mengembangkan potensi diri secara optimal. Karena setiap mahasiswa memiliki hak untuk berprestasi. Selain itu, prestasi juga mampu mengangkat citra positif intistusi (kampus) menjadi daya tawar bagi masyarakat. Karena setiap mahasiswa mempunyai hak yang sama untuk menjadi mahasiswa berprestasi. Ada banyak jalur yang bisa digunakan untuk mengembangkan diri baik skala nasional maupun internasional. Seperti yang diikutsertakan Restu Septya Ningrum dan M.Rizky Ramadhan, mahasiswa Fakultas Dakwah semester VI dari program studi Manajemen Dakwah (MD) dan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), yang baru saja menyelesaikan kegiatan Ekspedisi Nusantara Indonesian Youth and Culture (IYC) di Desa Sendang, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.


yamaha--

Jauh sebelum kegiatan dilaksanakan, Restu dan Rama telah lolos seleksi berkas, assesment tes dan tahap wawancara sebagai syarat untuk menjadi delegasi yang membawa nama instansi dan daerah masing-masing. Lalu mengikuti pembekalan yang telah disiapkan oleh tim Indonesian Youth and Culture bersama dengan dosen-dosen dan penelaah terbaik Provinsi Jawa Timur, Universitas Bhineka PGRI Tulungagung, Stikes Karya Putra Bangsa Tulungagung, dan Universitas Gunadharma Jakarta agar nantinya seluruh program yang telah terencana dapat diaplikasikan dengan baik.

Ekspedisi Nusantara merupakan program pengabdian masyarakat berbasis budaya Nusantara bagi setiap jiwa muda di seluruh Indonesia, untuk merealisasikan gagasan turun lapangan membersamai masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam penyelesaian masalah yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Ekspedisi Nusantara juga menjadi sarana untuk menelusuri jejak peradaban pada desa pengabdian, serta menyuarakan hasil pengabdian dalam bentuk kekaryaan ilmiah pada forum konferensi. Ada 3 agenda yang dilaksanakan selama Ekspedisi Nusantara, yaitu pengabdian masyarakat, festival budaya, konferensi dan lomba essay tingkat nasional.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 18-24 Mei 2022 membawa dampak positif terhadap masyarakat sekitar pengabdian. Karena sebagai perwakilan dari Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi sekaligus perwakilan Provinsi Jambi, Restu dan Rama mengenalkan budaya Jambi kepada masyarakat sekitar dengan menampilkan pakaian adat baju melayu tanggung pada kegiatan Festival Budaya. Hal ini menjadi sorotan bagi masyarakat setempat karena budaya Jambi yang belum dikenal secara merata diseluruh Indonesia, dan hal ini juga membuka pengetahuan dan wawasan tentang seluruh aspek budaya Jambi yang dibawakan oleh Restu dan Rama.

“Kita sangat mendapat apresiasi dari warga setempat saat menampilkan baju adat melayu tanggung, kita juga menjelaskan ke masyarakat setempat tentang ciri khas dari Jambi seperti tarian, nyanyian, makanan dan batik khas Jambi agar budaya Jambi bisa dikenal lebih luas lagi, yang mana itu dihadiri langsung oleh para petinggi disana. Seperti Lurah Desa Sendang, Camat, Rektor Universitas Bhineka PGRI Tulungagung, ketua Stikes Karya Putra Bangsa Tulungagung, bahkan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur.” jelas Restu.

Selain mengenalkan budaya Jambi pada masyarakat setempat, Restu dan Rama yang menjadi delegasi dari devisi Pendidikan juga mengangkat motivasi semangat pelajar dalam menentukan cita-citanya, mengasah kemampuan, menentukan skill, yang mana hal ini berkesinambungan dengan jurusan Restu yaitu Manajemen dengan cara menerapkan sistem POAC yang terdiri dari Planning, Organizing, Actuating dan Controlling selama masa pengabdian masyarakat berlangsung, dan jurusan Rama yang mengarah komunikasi dengan cara mengajarkan public speaking, retorika yang baik, sebagai sarana berkomunikasi yang efektif untuk membangun mental pelajar dalam menghadapi tantangan zaman.

“Harapan saya bagi pelajar setempat adalah terus menjunjung tinggi masa depan yang telah dicita-citakan. Semoga dari seluruh program kerja yang telah dilaksanakan dapat mengubah pola pikir pelajar untuk bisa lebih maju, dan semoga dengan keberangkatan saya bisa membuka jalan bagi para mahasiswa yang lain untuk berani mengikuti kegiatan skala nasional ini.” tutur Rama.

UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang kini meraih peringkat ke-20 se-Indonesia versi The Impact Rangkings 2022 sangat mendukung mahasiswa yang ingin berperan aktif dalam kegiatan taraf nasional ini, karena hal ini menjadi salah satu sarana kegiatan yang mampu meningkatkan skill dan kualitas diri untuk mampu bersaing dan berkolaborasi langsung dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah kegiatan Ekspedisi Nusantara dari lembaga yayasan Indonesian Youth and Culture (IYC) yang menjadi aksinya untuk dapat merealisasikan tindakan guna menangani perputaran kehidupan yang kompleks serta disruptif. Sehingga dinyatakan bahwa pentingnya peran generasi muda untuk terjun langsung membersamai masyarakat sebagai wujud implementasi ilmu pengetahuan dan wawasan yang diperoleh guna menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera.

Indonesian Youth and Culture (NATURE) merupakan sebuah lembaga non-pemerintah yang menginisiasi gerakan kepemudaan dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata. NATURE menjadi ruang bagi jiwa muda untuk mendedikasikan dan mengembangkan potensi, bakat, kreativitas, serta kemampuan, dengan pembangunan peradaban melalui Ekspedisi Nusantara yang berdikari. (*)

 

 

Sumber: