117 CJH Asal Sarolangun Test PCR, Jika Ada Positif Terancam Berangkat

117 CJH Asal Sarolangun Test PCR, Jika Ada Positif Terancam Berangkat

Tim medis Dinas Kesehatan saat melakukan pemeriksaan kepada sejumlah CJH--

SAROLANGUN, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sarolangun bersama Dinas Kesehatan, menggelar kegiatan pemeriksaan Swab Test Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi 117 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Sarolangun, Rabu (22/06/2022) di mesjid Baiturrahman, Sri Pelayang, Kecamatan Sarolangun.

Salah seorang jamaah, Suwarno mengaku dalam pemeriksaan tersebut dirinya merasa was-was jika nanti hasil pemeriksaan tersebut dinyatakan positif. Ia mengaku sebelum pemeriksaan itu sudah dalam keadaan sehat walafiat dan persiapan yang sudah matang.

“Tadi kita antri duluan baru diambil tes oleh petugas medis, dan mudah-mudahan hasilnya nanti negatif sehingga kami bisa berangkat ke tanah suci,” kata jamaah calon haji asal Kecamatan Bathin VIII itu.

Sementara itu, Kasi Penyelanggara Haji dan Umrah, Kemenag Sarolangun Ali Martado mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini memang sudah dijadwalkan untuk JCH Kabupaten Sarolangun pada 22 Juni 2022. Setelah dilakukan pengambilan sampel tes swab PCR ini akan dikirim ke Jambi untuk dilakukan pemeriksaan.

“Hasilnya akan keluar pada tanggal 25 Juni 2022 mendatang, apakah positif atau negatif. Dan pelaksanaan kegiatan ini kita bekerja sama dengan dinas kesehatan,” katanya.

Dijelaskannya, jika nanti ada JCH yang dinyatakan positif dari pemeriksaan tes PCR ini, maka akan dilakukan isolasi mandiri dan tidak menutup kemungkinan akan batal diberangkatkan ke kota Mekkah dalam pelaksanaan haji.

“Harapan kita agar seluruh jch Kabupaten Sarolangun ini negatif semua dari pemeriksaan tes swab PCR ini, karena ini terakhir kalau negatif semua insa Allah berangkat semua, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Harta Saputra mengatakan, bahwa pemeriksaan PCR ini dalam rangka untuk mengantisipasi dan mencegah penularan wabah virus Corona (Covid-19), sehingga para jamaah haji merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah haji.

“Pelaksanaan PCR ini kalau dinyatakan positif covid-19 maka jamaah akan dibatalkan untuk berangkat haji. Kalau tekhnis pembatalan kita tidak tahu. Kalau hari ini sampel di kirim ke Jambi, kemungkinan dua atau tiga hari akan keluar hasilnya dan menjelang berangkat nanti kita akan tahu hasilnya. Untuk seluruh jamaah haji agar selalu menjaga kesehatan, mengkonsumsi vitamin dan jaga protokol kesehatan,”pungkasnya.(hnd)

 

 

Sumber: