Rahima Sering Minta Uang ke Apif

   Rahima Sering Minta Uang ke Apif

KASUS SUAP : Sidang Kasus Uang Ketok Palu yang berlangsung di PN Jambi.RONI/JE--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Kasus suap uang ketok palu RAPBD Provinsi Jambi dan gratifikasi dengan terdakwa Apif Firmansyah terus bergulir di Pengadilan Negeri Jambi. Dalam sidang kali ini terungkap fakta bahwa mantan Gubernur Jambi Zumi Zola sempat menolak permintaan uang pelicin dari Anggota DPRD Provinsi Jambi.

Dalam persidangan Apif mengatakan bahwa permintaan uang pelicin dari anggota DPRD dilaporkannya kepada Zumi Zola. "Permintaan itu saya laporkan. saat itu pak gurbernur tidak setuju, kemudian pak gubernur minta carikan solusi. Tidak lama setelah itu saya bertemu lagi dengan Pak Zoerman di rumahnya, keputusannya tetap mereka minta uang," sebutnya.

Kemudian Apif kembali melaporkan hasil pertemuan dia dengan Zoerman Manaf, dari laporan yang disampaikannya, Zola minta dicarikan jalan keluar. "Saya diminta bantu mencari jalan keluarnya, saya berpendapat itu perintah untuk cari uang atas permintaan itu, saya carikan uang," ucapnya.

Saat ditanya Hidayat, selaku Penuntut Umum KPK, terkait bagaimana terdakwa bisa memenuhi permintaan uang suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi 2017. "Untuk uang itu, pemikiran saya bisa minta tolong sama Kadis PUPR Provinsi Jambi Dodi Irawan, setelah saya minta ke kontraktor, kalau dikasih uang nanti kontraktor diperhatikan. Itu sudah saya laporkan, cuma waktu itu uang belum ada, karena belum di ambil," jawab Apif

Setelah Apif dan Dodi Irawan berhasil mengumpulkan uang untuk para anggota DPRD dan unsur pimpinan, mereka membagi tugas agar permintaan segera di selesaikan. "Dodi sama Iim yang merancang semuanya, kami bertiga bagi tugas. Saya dan Pak Dodi cari uangnya dan Iim itu yang kumpulkan uang sama bagikan uangnya. Yang tahu pasti uang itu telah di sebar Iim, karena sudah bagian dari tugasnya, cuma Iim minta tolong sama Kusnindar," terang Apif.

Selanjutnya, untuk proses distribusi, secara teknis Apif tidak tahu sama sekali. Hanya saja mantan ajudan Zola itu sempat memberikan daftar nama yang akan terima uang itu. "kalau cara baginya saya tidak tahu pasti, cuma informasi yang saya terima dibagi satu satu, meskipun ada yang kurang," ujar Apif.

Apif juga mengaku bahwa Rahima Isteri mantan Gubernur Jambi yang juga anggota DPRD, kerap kali minta uang kepada dirinya dan permintaan itu selalu dipenuhi oleh terdakwa. "Kalau ibu Rahima itu sering sekali minta uang. Saya lupa berapa kali ngasih uang, yang jelas sekali kirim itu Rp 50 juta dan Rp 100 juta," ungkapnya.

Tercantum dalam BAP nomor 45 Tertulis bahwa Apif Firmansyah tidak tahu masalah tambahan uang untuk anggota badan Anggaran (Bangar) Karena dia terlalu banyak mengurus uang. "Saya tidak tahu pasti dana untuk Bangar. Karena yang urus Dodi dan Supriono. Cuma laporan dari pak Dodi ada kekurangan uang, itu ditutupi oleh dana dari kontraktor," tutupnya.(rhp)

Sumber: