Ngebut Sempurnakan Venue-Stadion

Ngebut Sempurnakan Venue-Stadion

Pembukaan PON Jalan Terus Sesuai Jadwal

PEKANBARU - Di tengah kisruh di berbagai arena pertandingan dan kondisi venue yang belum sempurna, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 bakal resmi dibuka besok. Opening ceremony event olahraga terbesar di tanah air itu dihelat di Stadion Utama Riau.

      Kemarin (9/9), Jawa Pos melihat langsung persiapan Panitia Besar (PB) PON untuk menghelat opening ceremony tersebut. Ribuan orang terlibat dalam gladi bersih. Mereka berasal dari berbagai sekolah yang ada di Pekanbaru dan beberapa kota lain di Riau.

      PB PON mengerahkan kurang lebih 1.200 siswa untuk memeriahkan pembukaan. Jumlah tersebut masih ditambah dengan elemen lain yang juga berniat menjadi saksi sejarah bagi Riau sebagai provinsi kelima di luar Jawa yang menghelat PON. Kabarnya, sukarelawan untuk pembukaan bakal mencapai 2.000 orang.

      Upacara pembukaan bakal berlangsung dengan nuansa air. Beberapa penari menjalankan peran bak seorang nelayan. Mereka menaiki perahu yang dikayuh laksana di lautan. Ratusan sukarelawan lainnya tampak memegang alat musik tradisional seperti rebana. Nantinya, mereka akan menabuhnya ketika defile atlet.

      Berbagai atraksi tradisional tersebut tentu akan dikombinasikan dengan teknologi modern. Permainan laser ataupun semburan kembang api menjadi penyempurna kemewahan pembukaan pesta olahraga empat tahunan tersebut.

      Mewah\" Ya. PB PON memang berniat mencatatkan sejarah dengan menghelat upacara pembukaan nan tak terlupakan. Ketua Harian PB PON Syamsurizal mengatakan, upacara pembukaan tersebut bakal lebih mewah dari opening ceremony yang selama ini sudah ada di Indonesia. Termasuk pembukaan SEA Games 2011 di Palembang.

      Kebetulan, pihak yang meng-handle pembukaan PON 2012 dan SEA Games 2011 juga sama. Yakni, Emporium Konvensi Indonesia selaku event organizer (EO) di bawah komando Helmy Yahya. Beberapa musisi juga bakal berpartisipasi di opening ceremony tersebut. Di antaranya adalah Ungu, Rossa, Judika, dan Iis Dahila.

      \"Ini sesuai dengan instruksi Gubernur bahwa opening ceremony nanti tidak boleh sama dengan yang sudah ada sebelumnya,\" ujar Syamsurizal.

      Namun, masyarakat Riau yang hendak menyaksikan opening ceremony tersebut harus merogoh koceknya cukup dalam. Tiket dijual dalam empat variasi harga. Yakni Rp 100 ribu, Rp 250 ribu, Rp 500 ribu, Rp 1 juta serta Rp 2 juta.

      Banya 15.112 tiket yang dijual untuk publik. Pasalnya, meski Stadion Utama berkapasitas hingga 45 ribu, mayoritas seat digunakan untuk berbagai keperluan. Di antaranya ialah tempat peralatan hingga undangan.

      Meski begitu, PB PON tak khawatir dengan harga nan cukup mahal tersebut. Dewan Pengawas dan pengarah (Wasrah) PB PON Dasril Anwar mengatakan, animo masyarakat Riau sangat bagus. Bahkan, tiket dikabarkan sudah ludes.

      \"Sepengetahuan saya memang sudah sold out. Bahkan, ada yang sampai pengen membeli undangan hanya untuk menyaksikan opening ceremony. Dari segi teknologi dan lighting, pembukaan ini jauh lebih bagus dibanding SEA Games 2011,\" kata Dasril.

      Tak hanya pembukaan yang terus dikebut. PB PON juga terus berkejaran dengan waktu untuk merampungkan berbagai venue. Seperti di venue bisbol, misalnya. Kemarin, para pekerja tampak sibuk menyelesaikan tribun di venue yang terletak di samping stadion utama Riau tersebut. Sebagian lain mengerjakan gapura di depan stadion. Meski pembukaan tinggal dua hari lagi, PB PON mengaku tak khawatir dengan belum selesainya berbagai fasilitas itu.

Sumber: