Sinabung Meletus, Pengungsi 5.535 jiwa

Sinabung Meletus, Pengungsi 5.535 jiwa

SUMUT  - Tetap keluarnya luncuran awan panas dari gunung api Sinabung membuat keresahan tersendiri di sekitar kaki gunung. Dampaknya, sejumlah warga yang ada di Desa Sigarang Garang Kecamatan Naman Teran dan Bersatepu Kecamatan Simpang Empoat memilih berangkat dari Desanya.

Pergerakan warga ini membuat jumlah pengungsi saat ini sesuai keterangan Tim Media Centre Tim Tanggap Darurat Erupsi Gunung Api Sinabung hingga pukul 18.00 WIB, Selasa ( 12/11) berjumlah 5.535 jiwa.  Para pengungsi ini ditampung di beberapa titik lokasi seperti Los Pekan Tiga Nderket, Mesjid dan Gereja Desa Payung, Los Desa Naman , Klasis dan sejumlah Gereja GBKP di Kabanjahe, Kantor KNPI Kab Karo dan Mesjid Agung Kabanjahe.

Naiknya jumlah pengungsi sendiri tidak dapat terbantahkan karena tingginya kekuatiran di tengah tengah masyarakat,apalagi awan panas tetap mengiringi erupsi yang secara berkelanjutan terus berlangsung.

“ Kita tidak dapat menghalangi warga yang takut untuk tinggal sementara di pengungsian, walaupun hanya 7 Desa yang direkom oleh PPGA Sinabung untuk ditinggalkan,” ujar pejabat berwenang Media Centre Tim Tanggap Darurat Erupsi Gunung Api Sinabung, Jhonson Tarigan.

Sementara itu, pada Selasa (12/11) sesuai informasi PPGA Sinabung sampai dengan pukul 17.00 WIB terjadi dua kali erupsi. Yang pertama berlangsung pukul 12.04 WIB dengan luncuran awan panas sejauh 800 meter dan pada pukul 16.14 WIB. Intensitas kabut yang juga tampak tebal banyak menghalangi kinerja petugas di pos pengamatan, hanya saja dari catatan seismograph yang ada tremor masih kuat terekam.

Aktivitas tremor yang yang tidak menunjukkan penurunan seperti diterangkan Humas PPGA Sinabung, Hendra Gunawan membuat erupsi lanjutan sulit untuk dihindari. Sehingga pihaknya senantiasa memantau dari detik ke detik pergerakan di gunung api Sinabung. Pemberlakuan sikap waspada di tengah tengah masyarakat praktis harus kuat dilakukan demi terhindar dari bahaya lanjutan erupsi Sinabung.

( nanang)

Sumber: