Tertimbun Longsor, 9 Tewas

Tertimbun Longsor, 9 Tewas

                JAKARTA - Di tengah penanganan korban erupsi Gunung Sinabung, bencana tanang longsor terjadi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kemarin. Tepatnya di Desa Gundaling I dan Laununggap, Kecamatan Berastagi. Sebanyak 9 orang tewas akibat tertimbun longsor.

                Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, di antara 9 korban tewas, dua di antaranya ditemukan di Desa Gundaling I, 6 korban di Desa Gundaling II, dan 1 orang yang hanyut ditemukan di Desa Simpang Ujungaji.

                Korban tewas di Desa Gundaling I adalah Leni Wulandari, 22, dan Ikmal Syahputra, 2,5. Keduanya merupakan ibu dan anak. Mereka meninggal setelah rumahnya tertimbun longsor. Jasad korban ditemukan kemarin dini hari. Sementara itu, longsor terjadi Sabtu (30/11) sore  pukul 17.00 WIB.

       \"Ketika ditemukan, keduanya sudah tak bernyawa. Suami korban merantau bekerja di Malaysia,\" kata Sutopo. Jasad ibu dan anak tersebut kemudian disemayamkan warga di masjid dan sudah diserahkan kepada pihak kerabat untuk dimakamkan.

       Sementara itu, enam korban meninggal ditemukan di Desa Gundaling II. Mereka adalah Maruli Sijabat, 65, Siti Boru Nababan, 60, Marolop, 20, Litna Boru Silaban, 25, Bela Kasih Boru Manik, 4, dan Junaidi Donggol Manik, 2. Seorang korban tewas lain ditemukan hanyut di Desa Simpang Ujungaji. Korban tersebut adalah Rosalina Bru Siboru, 10, warga Desa Laununggap.

                Kawasan tersebut memang rawan longsor. Sutopo menghimbau masyarakat untuk selalu waspada menghadapi longsor di musim penghujan. \"Masyarakat yang bermukim di daerah rawan longsor seperti di perbukitan, lereng pegunungan, tebing sungai dan lainnya untuk selalu waspada,\" ujarnya.

       Pada umumnya longsor terjadi saat hujan deras atau akibat guncangan gempa. \"Puncak hujan sebagian besar wilayah Indonesia adalah pada Januari 2014,\" terang Sutopo.

       Sementara itu, Komandan Tanggap Darurat Gunung Sinabung yang juga Dandim 0203/TK Letkol Kav Prince Meyer Putong mengatakan pihaknya telah mengerahkan petugas untuk membantu warga membersihkan longsoran di lokasi bencana. \"Aparat kita sudah di sana membantu Pemda dan warga,\" kata Putong saat dihubungi Jawa Pos.

       Dia mengatakan, warga di lokasi bencana sudah berkali-kali diingatkan untuk selalu waspada terhadap bencana longsor yang sering terjadi. Bahkan, warga sudah diminta untuk pindah ke daerah yang lebih aman. \"Tahun ini sudah terjadi dua kali longsor di desa tetangga, tidak jauh dari lokasi longsor sekarang,\" ujarnya.

(dod)

Sumber: