Kasus Sungai Bermas Tunggu Audit

KERINCI– Kasus dugaan korupsi pembangunan 100 unit rumah di lokasi transmigrasi lokal di Sungai Bermas, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci tinggal menunggu hasil audit dari BPKP.
Kejaksaan Negeri Sungaipenuh, yang menangani kasus tersebut, meminta bantuan BPKP untuk melakukan audit, sehingga jumlah pasti kerugian Negara yang ditimbulkan dalam pembangunan 100 unit rumah itu, bisa diketahui.
Kepala Kejaksaan Negeri Sungaipenuh, Agus Widodo, mengatakan hingga saat ini hasil auditnya belum turun dari BPKP. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPKP, namun masih perlu koordinasi lagi, karena ada yang perlu dibicarakan lagi. \"Setelah hasil audit turun, baru ada tersangkanya,” katanya.
Dia mengaku, semua pemeriksaan sudah selesai dilakukan, termasuk hasil pemeriksaan dari tenaga ahli dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi. “Yang diperiksa mulai dari dinas terkait sampai dengan kontraktor,” tegasnya.
Sebelumnya, tim gabungan dari Dinas PU Kerinci dan PU Provinsi, ditambah dengan Dinas Kehutanan, sudah melakukan investigasi selama beberapa hari dilokasi transmigrasi lokal tersebut, untuk menghitung jumlah kerugian negara dalam pembangunan perumahan.
Tim tenaga ahli yang dipimpin oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi, yang melakukan investigasi di lokasi transmigrasi lokal Sungai Bermas, Kecamatan Gunung Kerinci, menemukan adanya kerugian sebesar Rp 118 juta.
(dik)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: